Megawati Hangestri Pertiwi Mundur dari Skuad Timnas Voli Putri Indonesia

Share

Kabar mengejutkan datang dari Timnas voli putri Indonesia setelah opposite andalan, Megawati Hangestri Pertiwi, resmi mengundurkan diri dari skuad Merah Putih. Seperti diberitakan oleh Bola, langkah ini diambil menjelang persiapan tim menghadapi berbagai ajang internasional.

Surat pengunduran diri atlet asal Jawa Timur tersebut telah diserahkan secara resmi kepada Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) pada Senin (27/4/2026). Masalah kesehatan disinyalir menjadi salah satu faktor yang memengaruhi keputusan besar tersebut.

Megawati Hangestri Pertiwi mengungkapkan bahwa keputusan mundur ini diambil melalui berbagai pertimbangan yang matang. Hal tersebut mencakup kondisi fisik, perjalanan karier profesional, hingga rencana pribadinya pada masa mendatang.

Merespons hal tersebut, PP PBVSI menyatakan pihak federasi menghormati keputusan sang pemain dan telah memberikan persetujuan resmi. Organisasi tertinggi voli tanah air itu juga menegaskan tetap memberikan dukungan penuh bagi figur yang selama ini menjadi pilar penting tim.

Sebelumnya, Timnas Voli Putri Indonesia berhasil mengamankan medali perunggu dalam ajang SEA Games 2025. Prestasi tersebut diraih usai menumbangkan Filipina dengan skor 3-1 pada perebutan tempat ketiga di Indoor Stadium Huamark, Bangkok, pada Senin (15/12/2025) dengan skuad yang didominasi pemain muda.

PP PBVSI sebelum pengumuman ini telah menetapkan 17 nama pemain untuk mengikuti pemusatan latihan nasional (pelatnas). Agenda ini merupakan bagian dari persiapan intensif menghadapi sejumlah kompetisi di tingkat regional maupun Asia.

Wakil Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBVSI, Loudry Maspaitella, memaparkan bahwa skuad Indonesia dijadwalkan mentas dalam tiga turnamen besar. Agenda terdekat adalah AVC Nation’s Cup for Women di Filipina pada 6-9 Juni 2026.

Kompetisi kemudian berlanjut pada ajang 6th SEA V League for Women yang akan berlangsung di Vietnam dan Thailand pada akhir Juli hingga awal Agustus 2026. Rangkaian turnamen ditutup dengan AVC Continental Cup for Women di Tianjin yang bergulir pada 21-30 Agustus 2026.

“Pemain yang dipanggil harus tiba di Padepokan Bolavoli Jenderal Kunarto, Sentul maksimal pada 4 Mei 2026,” kata Loudry.

Kehilangan Megawati Hangestri Pertiwi membuat jajaran tim pelatih harus memutar otak untuk mengubah komposisi lini serang menjelang pelatnas. Kendati demikian, beberapa nama langganan lain dipastikan tetap menjadi motor utama tim nasional.

Pemain seperti Mediol Stiovanny Yoku, Tisya Amallya Putri, dan Maradanti Namira masih menjadi tumpuan utama. Skuad Merah Putih juga mendapatkan tenaga baru melalui pemanggilan Shindy Sasgia Dwi Yuniar yang baru pertama kali menembus level senior.

Kursi kepala pelatnas kini dipercayakan kepada Marcos Sugiyama yang bertindak sebagai kepala pelatih. Seluruh staf pendukung bersama pelatih baru diharapkan mampu menjaga performa Timnas voli putri Indonesia agar tetap bersaing ketat di kancah internasional.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author