Maruti Suzuki Bidik Pertumbuhan Penjualan SUV Hingga 30 Persen

Share

Produsen otomotif Maruti Suzuki India menargetkan lonjakan penjualan kendaraan utility sport (SUV) sebesar 25 hingga 30 persen pada tahun fiskal 2027. Pertumbuhan ini didorong oleh peluncuran Brezza teranyar serta perluasan kapasitas produksi di pabrik Kharkhoda.

Peningkatan target tersebut diproyeksikan akan mendongkrak volume penjualan SUV perusahaan menjadi sekitar 653.000 hingga 679.000 unit, setelah berhasil menjual lebih dari 522.000 unit SUV pada tahun fiskal 2026. Kontribusi lini SUV terhadap total penjualan domestik Maruti Suzuki pun melesat dari 12 persen pada tahun fiskal 2023 menjadi sekitar 30 persen pada kuartal pertama tahun fiskal 2027, sekaligus menguasai lebih dari 20 persen pangsa pasar SUV di India.

Strategi pertumbuhan ini disampaikan langsung oleh manajemen perusahaan saat meluncurkan varian Brezza terbaru yang dibanderol mulai dari Rs 7,3 lakh. Model anyar ini hadir dengan pilihan mesin turbo-petrol 1,0 liter, mesin bensin 1,5 liter, serta varian S-CNG dengan tangki di bawah bodi.

"Tahun ini, di segmen SUV, pertumbuhan kami akan berada di antara 25 hingga 30 persen. Kami menargetkan pertumbuhan yang signifikan. Ini tidak hanya didasarkan pada model-model baru, tetapi juga pada kombinasi Victoris dan merek-merek yang telah kami ciptakan," kata Partho Banerjee, Senior Executive Officer Marketing and Sales Maruti Suzuki India kepada Business Standard.

Penjualan Brezza sebelumnya bertahan stabil di angka sekitar 15.000 unit per bulan, namun kendala kapasitas produksi sempat membatasi pemenuhan permintaan pasar. Pengalihan seluruh proses perakitan Brezza ke fasilitas Kharkhoda—yang juga memproduksi Victoris—membuat perusahaan harus menyeimbangkan kapasitas produksi kedua model tersebut sesuai ketersediaan komponen.

Peningkatan ketersediaan unit kendaraan setelah beroperasinya pabrik Kharkhoda terbukti menjadi pendorong utama kenaikan pangsa pasar perusahaan pada kuartal pertama tahun fiskal 2027. Maruti Suzuki sebelumnya diperkirakan kehilangan potensi penjualan hingga hampir 100.000 unit pada kuartal keempat tahun fiskal 2026 akibat keterbatasan pasokan.

"Semua bentuk bodi akan tetap ada di pasar. SUV memiliki keunggulan tertentu, tetapi ada sekelompok pelanggan yang menyukai bentuk hatchback. Baleno terus memiliki basis pelanggan yang besar dan loyal," ujar Partho Banerjee, Senior Executive Officer Marketing and Sales Maruti Suzuki India.

Di samping ekspansi pasar SUV, Maruti Suzuki juga mencatatkan dominasi di sektor kendaraan ramah lingkungan dengan menguasai 54 persen pangsa pasar untuk kategori CNG, hibrida, dan listrik di India. Pihak manajemen optimistis varian baru Brezza akan memperkuat posisi tersebut di tengah ceruk pasar SUV kompak yang menyumbang sekitar 30 persen dari total segmen SUV nasional.

"Perusahaan menyiagakan lini produknya untuk memenuhi kebutuhan performa berkendara harian secara nyata," kata Partho Banerjee, Senior Executive Officer Marketing and Sales Maruti Suzuki India.

Kapasitas pabrik Kharkhoda saat ini telah mencapai 500.000 unit per tahun setelah fasilitas kedua beroperasi pada Mei, dan satu fasilitas tambahan berkapasitas 250.000 unit dijadwalkan berproduksi pada tahun fiskal 2027 untuk menuju target jangka panjang satu juta unit per tahun.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: Brezza Maruti Suzuki Otomotif SUV
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author