Timnas Maroko Siapkan Strategi Proaktif Hadapi Prancis

Share

Tim nasional Maroko mengandalkan transformasi strategi proaktif di bawah asuhan pelatih Mohamed Ouahbi untuk menghadapi kekuatan ofensif Prancis dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 di Stadion Boston pada Jumat (10/7) dini hari WIB. Perubahan gaya bermain ini menggeser taktik pertahanan grendel pasif era Walid Regragui saat kedua tim bertemu di semifinal Piala Dunia empat tahun lalu. Dilansir dari CNN Indonesia, Ouahbi yang sukses membawa Maroko U-20 menjuarai Piala Dunia U-20 2025 kini menerapkan penguasaan bola tinggi serta transisi cepat.

Strategi baru tersebut terbukti membawa Singa Atlas melaju ke babak delapan besar setelah menyingkirkan Belanda via adu penalti dan mengalahkan Kanada dengan skor 3-0. Sebaliknya, Prancis asuhan Didier Deschamps tetap menjadi tim produktif dengan torehan 14 gol sepanjang turnamen setelah terakhir kali mengandaskan Paraguay.

Lini serang Prancis yang dimotori Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, Bradley Barcola, Desire Doue, dan Michael Olise sering melakukan rotasi cair yang berpotensi merepotkan pertahanan lawan. Sektor belakang Les Bleus juga kokoh berkat duet William Saliba dan Dayot Upamecano serta dukungan penuh dari bek sayap seperti Jules Kounde, Lucas Digne, atau Theo Hernandez.

Meskipun demikian, formasi ultra-ofensif Prancis yang sering berubah dari 4-2-3-1 menjadi 4-2-4 menyisakan celah kelonggaran di sektor tengah yang hanya dikawal dua gelandang jangkar. Maroko berpeluang mengeksploitasi area tersebut melalui mobilitas tinggi Ayyoub Bouaddi serta kreativitas Brahim Diaz yang ditarik lebih ke dalam. Ouahbi juga memiliki opsi taktis lain dengan memainkan Neil El Aynaoui atau gelandang senior Sofyan Amrabat sejak menit awal guna memperlambat alur serangan vertikal Prancis. Pertandingan di Boston ini menjadi momen pembuktian bagi generasi baru Maroko untuk memutus dominasi sepak bola Eropa sekaligus menuntaskan kekalahan mereka pada edisi 2022.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author