Marciano Norman Lantik Pengurus KONI Bangka Belitung 2026-2030

Share

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, resmi melantik kepengurusan KONI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masa bakti 2026-2030 pada Rabu (13/5/2026). Prosesi pelantikan di bawah pimpinan Ricky Kurniawan ini diselenggarakan di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur.

Acara pelantikan tersebut menjadi momentum penegasan tanggung jawab kepengurusan baru dalam mendongkrak prestasi olahraga daerah. Marciano Norman menekankan pentingnya membalas kepercayaan dari para pemangku kebijakan serta masyarakat setempat.

"Tantangan dan tanggung jawab Bapak Ricky dan pengurus KONI agar kepercayaan Gubernur, DPRD dan masyarakat Bangka Belitung, harus dibayar dengan prestasi atlet-atletnya," pesan Marciano Norman, Ketua Umum KONI Pusat.

Pihak KONI Pusat juga menyoroti potensi besar yang dimiliki wilayah ini dari segi sumber daya alam. Marciano berharap kekayaan tersebut sejalan dengan lahirnya talenta olahraga di kancah nasional.

"Bangka Belitung dikenal dengan daerah yang sangat kaya sumber daya alamnya, saya berharap di bawah Pak Ricky dan jajarannya, Bangka Belitung juga sumber atlet-atlet nasional," sambung Marciano Norman, Ketua Umum KONI Pusat.

Fokus utama kepengurusan kini diarahkan pada cabang olahraga unggulan, khususnya kategori individu yang dinilai potensial. Salah satu contoh atlet daerah yang sukses di level internasional adalah pelari Robi Syianturi, peraih emas SEA Games Thailand 2025 dan pemecah rekor nasional di Copenhagen Marathon dengan waktu 2 jam 12 menit 20 detik.

"Sebaiknya fokus pada cabang olahraga individu yang potensinya sangat besar," kata Marciano Norman, Ketua Umum KONI Pusat.

Pengembangan nomor individu ini diharapkan mampu memperbaiki posisi Bangka Belitung pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang. Dilansir dari Bola, catatan performa daerah tersebut memerlukan evaluasi mendalam berdasarkan riwayat peringkat dari beberapa pelaksanaan PON terakhir.

Berdasarkan data rekam jejak, Bangka Belitung berada di peringkat ke-28 pada PON XVIII/2012 Riau, posisi ke-29 pada PON XIX/2016 Jawa Barat, dan urutan ke-31 saat PON XX/2021 di Papua. Pada PON XXI/2024 Aceh-Sumut, daerah ini menempati peringkat ke-29 dengan raihan 3 emas, 3 perak, serta 6 perunggu, lalu menduduki peringkat ke-27 pada PON Bela Diri Kudus 2025.

Peningkatan prestasi ini diselaraskan dengan program kerja pemerintah pusat di bidang olahraga. Marciano meminta jajaran pengurus bekerja keras demi mendukung Asta Cita ke-4 Presiden Prabowo Subianto.

"Prestasi Bangka Belitung harus lebih baik daripada sebelumnya. Pada PON XXII/2028 NTT-NTB nanti," tegas Marciano Norman, Ketua Umum KONI Pusat.

Sebelum melangkah ke ajang utama tahun 2028, kepengurusan baru juga dihadapkan pada agenda terdekat. Bangka Belitung dijadwalkan mempersiapkan kontingen untuk mengikuti PON Bela Diri di Sulawesi Utara dan PON Pantai di Jakarta yang digelar tahun ini.

Merespons target tersebut, Ketua Umum KONI Bangka Belitung menetapkan sasaran medali yang spesifik dan terukur. Ricky menekankan pentingnya pembentukan mentalitas pemenang bagi seluruh jajaran atlet dan ofisial.

"Fokus kita harus tajam, mentalitas kita harus mental juara. PON XXII/2028 NTT-NTB target kita 5 medali emas," tegas Ricky Kurniawan, Ketua Umum KONI Bangka Belitung.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author