Marc Marquez Ungkap Hubungannya dengan Valentino Rossi Sulit Membaik
Pembalap MotoGP Marc Marquez menyatakan hubungan personalnya dengan Valentino Rossi sulit untuk membaik pada Kamis (20/8). Situasi tersebut dinilai terjadi karena pemulihan hubungan memerlukan kesediaan dari kedua belah pihak.
Dilansir dari Detik Oto via Motosan, Marquez menegaskan bahwa persaingan ketat di masa lalu memang sempat memanaskan situasi. Meski demikian, ia mengklaim kini mereka berdua sudah hidup secara mandiri dan tidak saling membutuhkan.
"Mustahil menemukan solusi. Ada hal-hal yang tidak bergantung pada satu orang saja. Dibutuhkan dua pihak," ujar Marquez.
Meskipun mengakui adanya gesekan di masa lalu, Marquez menegaskan situasi tersebut tidak memengaruhi kehidupannya saat ini. Ia juga tetap menaruh rasa hormat atas semua pencapaian karier sang legenda balap asal Italia itu.
"Dalam kehidupan pribadi saya, saya tidak membutuhkannya dan dia juga tidak membutuhkan saya. Namun, saya menghormati apa yang telah dia capai," tegas Marquez.
Selain membahas hubungan personal, Marquez juga menekankan besarnya peran mereka berdua terhadap perkembangan dunia balap motor internasional.
"Kami berdua telah memberikan kontribusi besar untuk MotoGP dan dunia balap motor. Kami adalah dua orang yang sangat berbeda," tutur Marquez.
Saat ini Marquez memilih mengalihkan fokus pada masa depan persaingan di lintasan balap, terutama dengan hadirnya para talenta muda. Ia secara khusus menyoroti potensi Pedro Acosta yang dinilainya mampu memimpin generasi baru, sekaligus menyambut musim depan saat ia akan membela tim Ducati Lenovo dengan motor terbaik di grid.
"Pebalap yang saat ini berada di MotoGP dan punya talenta untuk memimpin generasi baru adalah Pedro Acosta. Tahun depan, kami berdua akan membalap untuk Ducati, di tim Lenovo, dengan motor terbaik di grid," kata Marquez.