Mancini memulai siklus kedua di Nations League vs Belgia
Roberto Mancini kembali memimpin Timnas Italia dengan laga perdana Nations League saat Italia menghadapi Belgia di Stadion Olimpico Roma pada Jumat 25 September. Setelah jeda panjang akhir September hingga awal Oktober, ia akan menjalani empat pertandingan beruntun di kompetisi yang sama.
Penunjukan Mancini menandai siklus kedua setelah ia pernah menyandang peran komisar teknis dan meraih gelar juara Eropa 2021. Rekor tak terkalahkan Mancini di timnas disebut mencapai 37 hasil beruntun, sebelum akhirnya Italia mengalami kegagalan kualifikasi Piala Dunia yang kedua secara mengejutkan.
Fakta terkini menunjukkan pertandingan terakhir Mancini sebagai pelatih berakhir kemenangan 3-2 atas Belanda pada final perebutan tempat ketiga Nations League. Setelah jeda, Italia memulai fase Nations League lagi dengan Belgia sebagai lawan awal, termasuk target persiapan tahap berikutnya.
Mancini menggunakan waktu “maxi sosta” antara akhir September dan awal Oktober untuk memulai kampanye kedua di Coverciano. Jadwal empat laga Nations League yang disiapkan meliputi duel setelah Belgia, termasuk pertandingan tandang melawan Turki.
Turki yang dijadwalkan menjadi lawan berikutnya disebut datang dari tangan Vincenzo Montella, rekan satu era gol Mancini di Sampdoria.
Ujian berat berikutnya bagi Mancini berlangsung pada 2 Oktober di Stade de France melawan Prancis yang dipimpin Zinedine Zidane. Zidane menghadapi laga ini dengan narasi personal karena ia pernah bermain di Italia dan menyebut mengenal banyak orang serta berbicara bahasa Italia.
“Particolare la partita con l’Italia, sì, perché ho giocato lì, conosco tante persone, perché parlo italiano…” ujar Zidane saat memperkenalkan diri kepada publik Prancis.
Artikel menyebut kenangan final 2006 masih membekas dan Zidane mengatakan ia telah menyiapkan empat laga pembuka, termasuk duel melawan Italia.
“È da un po’ di tempo che preparo i primi quattro match, compreso quello contro l’Italia” kata Zidane.
Bagi Mancini, persiapan dimulai setelah penjadwalan empat pertandingan Nations League beruntun. Laga terakhir dari paket awal itu berhadapan kembali dengan Turki pada 5 Oktober di Bologna sebelum Italia menunggu jeda nasional berikutnya pada pertengahan November.
Pada fase lanjutan, Nations League akan ditutup dengan laga kandang melawan Prancis dan laga tandang melawan Belgia. Setelah siklus ini selesai, pada 6 Desember di Belfast akan digelar undian grup kualifikasi Euro 2028 untuk timnas.
Undian kualifikasi itu membagi peserta ke 12 grup yang masing-masing berisi empat atau lima negara dan saling bertemu kandang-tandang. Pertandingan kualifikasi dijadwalkan berlangsung antara Maret hingga November 2027.