Manchester United Pantau Tyler Adams untuk Benahi Lini Tengah
Gelandang Bournemouth, Tyler Adams, kini tengah menarik perhatian klub-klub besar Eropa setelah menunjukkan performa memukau bersama Timnas Amerika Serikat. Performa apik pemain berusia 27 tahun tersebut membuatnya mulai dikaitkan dengan raksasa Liga Inggris, Manchester United.
Kabar ketertarikan ini mencuat menjelang pembukaan bursa transfer musim panas. Berdasarkan informasi yang dikutip dari Bola, performa solid Adams di level klub dan internasional dinilai sudah layak untuk membawanya bermain di level tertinggi kompetisi Eropa.
Mantan pemain Timnas Amerika Serikat, Eddie Lewis, menyatakan bahwa dirinya sama sekali tidak terkejut dengan rumor yang menghubungkan Adams dengan Setan Merah. Adams baru saja membawa Amerika Serikat meraih kemenangan 4-1 atas Paraguay pada laga perdana Grup D Piala Dunia 2026 dengan mengantongi nilai 7 dari 10 menurut jurnalis Ben Jacobs.
Di level domestik, musim 2025/2026 menjadi salah satu momen terbaik dalam karier profesional Adams. Bersama rekan setimnya, Alex Scott, ia berhasil mengawal lini tengah Bournemouth hingga mengamankan tiket ke kompetisi Eropa.
Manchester United sendiri dilaporkan sedang berburu amunisi baru untuk merombak sektor gelandang mereka. Mantan pemain Amerika Serikat, Eddie Lewis, sangat mendukung jika kepindahan ini terealisasi demi perkembangan sepak bola negaranya.
"I pikir Tyler Adams adalah pemain terbaik kami (AS) dari sudut pandang itu. Dengan gaya bermain yang dia miliki, dia bisa masuk ke tim kelas dunia mana pun dan memberikan kontribusi sebagai gelandang nomor seis. Mungkin tidak terlalu sebagai nomor delapan," kata Lewis kepada talkSPORT.
"Dari sudut pandang saya, ketertarikan Manchester United itu tidak mengejutkan. I pikir dia bermain sangat, sangat baik."
"I berharap dia mendapat kesempatan itu karena saya rasa dia bisa menjadi pemain Amerika pertama yang masuk ke tim besar dan benar-benar memberi dampak di lapangan. Itu menunjukkan perkembangan pemain di Amerika sudah berada pada level yang sangat baik," ulasnya.
Manajer Manchester United, Michael Carrick, berniat mendatangkan minimal dua gelandang baru untuk membangun ulang tim menjelang musim kompetisi yang baru. Perubahan besar ini menyusul kepastian hengkangnya Casemiro setelah masa kontraknya habis di Old Trafford.
Pemain asal Brasil tersebut dirumorkan akan melanjutkan karier sepak bolanya di Amerika Serikat bersama Inter Miami. Selain Casemiro, Manuel Ugarte juga disebut-sebut berpeluang meninggalkan Manchester United pada musim panas ini yang membuat Kobbie Mainoo membutuhkan rekan duet baru.
Saat ini, nama yang dinilai paling dekat untuk bergabung dengan Manchester United adalah gelandang Atalanta, Ederson. Pemain Timnas Brasil tersebut dikabarkan segera merampungkan proses transfernya yang bernilai 38 juta paun.
Sebelumnya, Manchester United sempat melirik Elliot Anderson, namun mereka memilih mundur dari persaingan harga dengan Manchester City. Manchester City sendiri dilaporkan tetap memburu Anderson meski penawaran senilai 121 juta paun telah ditolak oleh Nottingham Forest.
Di sisi lain, gelandang West Ham United, Mateus Fernandes, juga masuk dalam daftar prioritas buruan Manchester United. Namun, manajemen Setan Merah masih menunggu pihak West Ham untuk menurunkan banderol harga yang saat ini dipasang sebesar 80 juta paun.
Analisis Keunggulan Tyler Adams
Di tengah deretan target gelandang tersebut, nama Tyler Adams tetap bertahan dalam daftar pantauan tim pencari bakat Manchester United. Data dari tim analisis internal klub bahkan menunjukkan statistik yang cukup mengejutkan terkait kemampuan sang pemain.
Dilansir dari Daily Mail, tim analis Manchester United mengklaim Adams memiliki keunggulan dalam beberapa aspek permainan jika dibandingkan dengan gelandang bertahan Manchester City, Rodri. Hal ini tergolong menarik karena Rodri merupakan pemenang Ballon d'Or 2024 yang diakui secara global.
Langkah Manchester United untuk mendekati Adams juga mendapat lampu hijau secara tidak langsung lewat apresiasi dari figur pelatih top. Pelatih baru Liverpool, Andoni Iraola, yang pernah melatih Adams saat di Bournemouth, disebut-sebut sebagai salah satu pengagum berat talenta gelandang tersebut.