Manchester United Optimistis Salip Manchester City Berburu Elliot Anderson
Manchester United dilaporkan tetap menaruh minat besar untuk mendatangkan Elliot Anderson. Manajemen Setan Merah bahkan merasa cukup percaya diri dapat mengungguli Manchester City dalam mengamankan tanda tangan gelandang milik Nottingham Forest tersebut pada bursa transfer musim panas ini.
Seperti dikutip dari Bola, Nottingham Forest menetapkan banderol sekitar 100 juta paun atau setara Rp2,4 triliun untuk Anderson. Walau nominalnya sangat besar, para petinggi Manchester United melihat adanya celah untuk memboyong sang pemain ke Old Trafford.
Direktur Sepak Bola Manchester United, Jason Wilcox, menjadi salah satu figur utama yang mendorong rencana perekrutan Anderson.
Selain fokus pada Anderson, Wilcox dikabarkan terus mengamati perkembangan gelandang West Ham, Mateus Fernandes. Pemain ini disiapkan sebagai opsi alternatif guna mempertebal sektor tengah tim yang kini ditangani oleh Michael Carrick.
West Ham sendiri diprediksi menginginkan dana transfer mendekati angka 80 juta paun untuk Fernandes. Kendati demikian, manajemen Setan Merah menilai harga tersebut masih terlampau tinggi sehingga berpotensi menghambat proses negosiasi.
Di sisi lain, Manchester City sebenarnya masih berada di posisi terdepan untuk mendapatkan Anderson. Pemain yang diproyeksikan tampil sebagai starter saat Timnas Inggris bersua Kroasia pada laga pembuka Piala Dunia 2026 tanggal 17 Juni mendatang ini, sudah lama menjadi buruan serius rival sekota United tersebut.
Nottingham Forest bahkan sempat menolak proposal penawaran pertama yang diajukan Manchester City senilai 80 juta paun. Walau situasi berpihak pada tetangga, Manchester United meyakini Anderson masih bisa dibujuk untuk pindah ke Old Trafford.
Struktur Gaji dan Kedatangan Ederson
Manchester United sebenarnya telah mengamankan satu nama di sektor tengah setelah menyepakati transfer senilai 40,5 juta euro untuk memboyong Ederson dari Atalanta.
Gelandang Timnas Brasil berusia 26 tahun tersebut dikabarkan bakal menerima upah sekitar 70 ribu paun per pekan di Old Trafford. Angka itu terhitung lebih rendah dibanding pendapatan Anderson di Nottingham Forest yang menyentuh 100 ribu paun per pekan.
Jika nantinya hengkang ke salah satu klub asal Manchester, Anderson diperkirakan bakal memperoleh lonjakan gaji hingga 50 persen. Walau Sir Jim Ratcliffe sedang berupaya melakukan efisiensi anggaran klub, co-owner Manchester United itu dilaporkan siap memenuhi tuntutan gaji Anderson demi mendaratkannya dari City Ground.
Kontrak Anderson bersama Nottingham Forest sejatinya baru akan kedaluwarsa pada Juni 2029. Namun, banyak pengamat meyakini sang pemain akan berganti kostum pada musim panas ini.
Kedekatan Internal dengan Fernandes
Nama Mateus Fernandes tetap masuk dalam pertimbangan serius Setan Merah. Gelandang asal Portugal berusia 21 tahun itu dipastikan absen membela negaranya di Piala Dunia 2026.
Saat memperkuat West Ham di Premier League, Fernandes mengantongi gaji sekitar 70 ribu paun per pekan. Namun, setelah West Ham dipastikan terdegradasi pada bulan lalu, pendapatannya dilaporkan merosot hingga 50 persen.
Penurunan nilai kontrak ini membuat paket remunerasi Fernandes dinilai lebih ramah bagi struktur pengeluaran yang dicanangkan Ratcliffe. Ketertarikan Jason Wilcox terhadap Fernandes juga dilandasi hubungan kerja masa lalu.
Saat Fernandes merapat ke Southampton pada Agustus 2024, Wilcox masih memegang jabatan sebagai direktur sepak bola di klub tersebut. Setahun berselang, ketika Fernandes pindah ke West Ham, proses kepindahannya diurus oleh Kyle Macaulay yang kala itu menjabat kepala perekrutan klub.
Macaulay sendiri memutuskan hengkang dari West Ham menyusul pemecatan Graham Potter pada Oktober lalu. Saat ini, ia telah bekerja untuk Manchester United sebagai kepala pencari bakat senior.
Baleba Masuk Radar dan Casemiro ke MLS
Selain membidik Anderson dan Fernandes, radar transfer Manchester United juga mengarah pada gelandang Brighton, Carlos Baleba. Hanya saja, manajemen Brighton sangat yakin pemain Timnas Kamerun berusia 22 tahun itu akan tetap bertahan di Stadion Amex untuk musim kompetisi mendatang.
Sementara itu, stok lini tengah Manchester United dipastikan makin menipis seiring rencana kepergian Casemiro pada musim panas ini. Gelandang veteran asal Brasil itu dilaporkan bakal melanjutkan karier sepak bolanya ke Amerika Serikat untuk bergabung dengan Inter Miami di Major League Soccer.
Meski begitu, jalan menuju kesepakatan transfer tersebut tidak sepenuhnya berjalan mulus. LA Galaxy tercatat masih memegang hak penemuan atas Casemiro, sehingga Inter Miami wajib menuntaskan urusan kompensasi finansial dengan klub Los Angeles tersebut.
Kendala lain yang dihadapi Inter Miami adalah belum tersedianya slot kosong untuk kategori designated player guna memenuhi standardisasi gaji Casemiro. Walau harus melewati dua batu sandungan tersebut, manajemen Inter Miami tetap optimistis transfer ini bisa dirampungkan dalam waktu dekat.