Manchester United Incar Gelandang Muda Ayyoub Bouaddi dari Lille
Klub Liga Inggris, Manchester United, dilaporkan tengah membidik talenta muda asal Maroko, Ayyoub Bouaddi, untuk memperkuat kedalaman skuad di sektor lini tengah pada bursa transfer musim panas ini. Langkah klub berjuluk Setan Merah ini diambil setelah Bouaddi menunjukkan performa impresif di panggung internasional. Berdasarkan laporan Sky Sports pada Sabtu (4/7/2026), minat awal dari pihak Old Trafford kini telah berlanjut ke tahap pemantauan lebih intensif terhadap pemain berusia 18 tahun tersebut.
Bouaddi sukses menarik perhatian dunia setelah tampil menonjol bersama tim nasional Maroko di Piala Dunia sewaktu menghadapi tim-tim besar seperti Brasil, Skotlandia, dan Belanda. Kontribusi konsisten dari sang pemain, yang baru beralih kewarganegaraan dari Prancis ke Maroko pada Mei lalu, berhasil membawa negaranya melaju hingga ke babak 16 besar.
Sebelum bersinar di level internasional senior, gelandang muda ini telah mematangkan kemampuannya di kompetisi domestik bersama klub Prancis, Lille. Bouaddi bahkan sudah mencatatkan debut di Ligue 1 pada Oktober 2023, hanya berselang beberapa hari setelah hari ulang tahunnya yang ke-16.
Selain Bouaddi, manajemen Manchester United sebenarnya sempat menjadikan beberapa nama besar lain sebagai prioritas utama, termasuk Aurelien Tchouameni dari Real Madrid dan Alex Scott dari Bournemouth. Kendati demikian, transfer tersebut sulit direalisasikan karena Real Madrid enggan melepas Tchouameni, sementara Bournemouth juga berniat mempertahankan Alex Scott. Situasi tersebut memaksa Manchester United untuk mengevaluasi opsi alternatif lain di pasar transfer. Selain memantau Bouaddi, klub raksasa Inggris ini juga dikabarkan terus mengamati perkembangan Felix Nmecha serta Sander Berge, yang rapornya sudah dipantau sejak sang pemain masih membela Genk pada 2020 silam.
Upaya untuk mendatangkan Bouaddi dari Lille diprediksi akan menghadapi tantangan besar dari segi finansial bagi Manchester United. Pihak Lille diperkirakan bakal mematok nilai transfer tinggi berkisar antara 68,5 juta hingga 85,7 juta poundsterling atau sekitar Rp 1,4 triliun sampai Rp 1,7 triliun untuk aset berharganya yang sudah menuntaskan dua musim penuh di kompetisi tertinggi Perancis.