Manchester City Tempel Arsenal Usai Tekuk Crystal Palace
Manchester City menjaga peluang dalam perburuan gelar juara Liga Inggris setelah menaklukkan Crystal Palace dengan skor 3-0 pada laga tunda pekan ke-31 di Etihad Stadium, seperti dilansir dari Bola.
Kemenangan telak tersebut membuat tim asuhan Pep Guardiola kini mengoleksi poin yang hanya terpaut dua angka di belakang Arsenal selaku pemuncak klasemen sementara.
Kendati memetik poin penuh, manajer Pep Guardiola mengakui bahwa posisi puncak dan penentuan gelar juara sepenuhnya masih berada di tangan rival mereka.
"Hal itu bergantung kepada mereka. Jika mereka memenangkan dua pertandingan, maka tidak ada lagi yang bisa dibicarakan," ujar Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Guardiola menegaskan bahwa skuadnya harus tetap konsisten memenangkan laga sisa demi memanfaatkan momentum jika sang rival tergelincir.
"Kami hanya harus tetap berada di sana untuk berjaga-jaga jika sesuatu terjadi. Dua pertandingan terakhir akan sangat sulit," lanjut Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Kondisi fisik para pemain yang terkuras di tengah padatnya jadwal kompetisi membuat Guardiola harus mengistirahatkan pilar penting seperti Erling Haaland dan Jeremy Doku.
"Yang bisa kami lakukan sekarang adalah tidur secepat mungkin dan bersiap untuk final Piala FA. Itulah yang harus kami lakukan," kata Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Setelah melakoni laga final di London, The Citizens harus langsung bersiap menghadapi jadwal padat berikutnya di kompetisi domestik.
"Namun bukan hanya final Piala FA, ada Bournemouth tiga hari setelahnya. Jadi kami harus bepergian ke London, lalu para pemain kembali ke rumah bersama istri dan anak-anak mereka, jadi kelelahan, kelelahan," tambah Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Selain kelelahan, Guardiola juga menyoroti kualitas tim lawan yang akan mereka hadapi di sisa kompetisi musim ini, termasuk skuad besutan Unai Emery.
"Saya memiliki kepercayaan penuh kepada seluruh skuad. Jika kami kalah hari ini, maka kami tahu semuanya selesai. Tetapi kemenangan ini membuat harapan tetap hidup hingga pertandingan terakhir," ujar Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Menurutnya, dua laga terakhir di Liga Inggris melawan AFC Bournemouth dan Aston Villa akan menghadirkan tantangan yang berat bagi timnya.
"Bournemouth berikutnya, wow, lihat apa yang mereka lakukan. Lalu menghadapi Unai Emery juga tidak mudah," lanjut Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Menutup pernyataannya, Guardiola memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen dan kerja keras yang ditunjukkan oleh anak asuhnya sepanjang musim.
"Saya tidak bisa meminta lebih banyak lagi dari para pemain," kata Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Ia berharap motivasi ini dapat membawa City memenangkan trofi Piala FA saat menghadapi Chelsea di Stadion Wembley.
"Kami akan pergi ke Wembley untuk menang dan kami harus siap secara fisik maupun mental menghadapi tim yang mungkin tidak menjalani musim terbaik, tetapi kualitas mereka tetap ada," ujar Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Pertandingan final tersebut juga diprediksi akan berjalan ketat karena lawan dipastikan tampil habis-habisan.
"Tentu saja mereka akan memberikan yang terbaik, dan kami juga harus memberikan kemampuan terbaik untuk mencoba menang," lanjut Pep Guardiola, Manajer Manchester City.