Manchester City Tantang Bournemouth Demi Jaga Peluang Juara Liga Inggris
Manchester City dijadwalkan bertandang ke markas Bournemouth di Vitality Stadium pada Rabu (20/5/2026) dini hari WIB untuk melakoni laga krusial pekan ke-37 Premier League demi menjaga peluang merebut gelar juara Liga Inggris tetap hidup.
Tim asuhan Pep Guardiola saat ini tertahan di peringkat kedua klasemen sementara dengan koleksi 77 poin, setelah tertinggal lima angka dari Arsenal yang baru saja mengalahkan Burnley dengan skor 1-0.
Kemenangan menjadi harga mati bagi Manchester City karena hasil imbang atau kekalahan di markas Bournemouth akan langsung memastikan trofi Premier League jatuh ke tangan Arsenal sebelum pekan terakhir bergulir.
Dilansir dari JawaPos.com, Bournemouth tampil konsisten di penghujung musim dengan catatan tidak terkalahkan dalam 16 pertandingan terakhir dan baru kalah dua kali di kandang sepanjang musim ini demi mengamankan tiket kompetisi Eropa.
Di sisi lain, Manchester City modal berharga setelah baru saja merayakan dua mahkota domestik, termasuk memenangi trofi FA Cup usai menaklukkan Chelsea 1-0 di Stadion Wembley serta trofi Carabao Cup setelah mengungguli Arsenal.
Manajer Manchester City, Pep Guardiola, melayangkan peringatan keras kepada anak asuhnya agar tidak terbuai dengan kesuksesan dua trofi tersebut dan tetap menjaga kerendahan hati menjelang laga kontra Bournemouth.
"Yang paling fundamental adalah trofi itu sendiri memang membanggakan. Kita tahu apa yang dibutuhkan untuk bisa bersaing di level tertinggi, untuk meraih kemenangan, dan merasakan sensasi menjadi juara. Namun, jangan pernah menganggap remeh perjalanan ini," ujar Pep Guardiola seperti dikutip dari tandaseru.id.
Guardiola tidak ingin anak asuhnya merasa puas diri karena menganggap pandangan sebagai tim spesial justru akan membatasi potensi serta ambisi klub dalam memburu gelar bergengsi lainnya.
"Kami bukanlah tim yang ‘spesial’ dalam artian yang membuat kami kebal dari kekalahan atau kesalahan," kata Pep Guardiola.
Sang pelatih kemudian menjabarkan filosofi jangka panjang yang telah ia terapkan selama bertahun-tahun di klub untuk terus membumi.
"Kenyataannya, dalam banyak kesempatan, ini adalah salah satu hal yang kami pelajari dan kami akui seiring berjalannya waktu. Kami memahami betapa sulitnya untuk sekadar mencapai titik ini, apalagi untuk memenangkannya," papar Pep Guardiola.
Ia menambahkan bahwa mentalitas untuk terus merasa lapar akan kemenangan sangat krusial agar performa tim tidak mengalami penurunan.
"Ketika Anda mulai berpikir bahwa Anda adalah tim yang spesial, yang selalu bisa menang tanpa harus berjuang keras, maka Anda akan berhenti berkembang. Dan itulah awal dari akhir," tegas Pep Guardiola.
Melalui pesan tersebut, Guardiola berharap seluruh skuad The Citizens mampu merespons kesuksesan domestik mereka sebagai motivasi tambahan untuk tampil maksimal di sisa musim.
"Tujuan kami adalah untuk terus bersaing di semua kompetisi yang kami ikuti. Kami ingin meraih lebih banyak trofi, dan itu hanya bisa dicapai jika kami tetap membumi, terus bekerja keras, dan tidak pernah meremehkan lawan kami," tambah Pep Guardiola.
"Ini adalah tentang bagaimana kita merespons kesuksesan. Apakah kita akan berpuas diri, atau justru menjadikannya sebagai motivasi untuk terus berusaha lebih baik lagi? Saya memilih opsi yang kedua," pungkas Pep Guardiola.