Manajer IntactGP Atur Strategi Hadapi Cedera Pembalap Moto3 2026
Manajer tim IntactGP asal Jerman, Peter Ottl, mengatur strategi untuk menghadapi paruh kedua musim Moto3 2026 setelah sejumlah pembalapnya mengalami cedera dan sakit.
IntactGP mengandalkan David Almansa dan David Munoz sebagai pembalap utama, dengan Almansa yang pernah meraih kemenangan di seri pembuka di Thailand serta tiga podium lainnya. Namun, cedera membuat Almansa harus absen di beberapa seri balap, termasuk GP Brasil, Amerika, dan Italia.
Sementara itu, Munoz mengalami kecelakaan di GP Hungaria yang membuatnya harus menepi dalam waktu yang belum ditentukan, meskipun kondisinya mulai membaik.
Almansa kini berada di peringkat kelima klasemen sementara dengan 109 poin, hanya unggul 19 poin dari pembalap rookie Indonesia, Veda Ega Pratama, yang konsisten berada di posisi 10 besar sepanjang 11 balapan.
Peter Ottl menilai ancaman dari Veda cukup serius dan berencana menambah pembalap pelapis selain Marcos Uriarte yang selama ini menggantikan Munoz. Ottl mempertimbangkan merekrut pembalap dari Red Bull Rookies Cup yang sudah berusia 18 tahun dan memiliki prestasi.
"Kami selalu berusaha memanfaatkan situasi sebaik mungkin dan menemukan pembalap pengganti terbaik," ujar Ottl.
"Namun, semua pembalap bagus tentu saja terikat kontrak dengan tim lain. Dan para pembalap muda tidak tersedia karena bentrok jadwal dengan Red Bull Rookies Cup atau karena mereka belum mencapai usia minimum 18 tahun," tambahnya.
"Ada dua balapan di bulan Agustus yang tidak bentrok dengan Rookies Cup, Marcos Uriarte melakukan pekerjaan yang cukup baik, tetapi kami terbatas dalam hal hasil. Itulah mengapa saya mempertimbangkan untuk memberikan kesempatan kepada pembalap Rookies Cup yang berusia 18 tahun dan memiliki beberapa prestasi, saya akan mengejar opsi itu," jelas Ottl.
Ottl juga menyatakan bahwa Munoz diutamakan untuk pulih sepenuhnya sebelum kembali balapan demi performa maksimal. Sedangkan absennya Almansa di GP Jerman yang menjadi balapan kandang tim di Sachsenring karena sakit tenggorokan menjadi pukulan berat bagi tim.
"Perkembangan Munoz sangat bagus, dan dia memiliki harapan tinggi untuk segera kembali," ujar Ottl.
"Tapi saya tidak bisa mengatakan kapan itu akan terjadi, saya lebih suka dia pulih cukup untuk merasa percaya diri di atas motor daripada kembali terlalu cepat dan tidak mampu tampil maksimal," tegasnya.
Sepanjang paruh pertama musim Moto3 2026, persaingan kelas ini sangat kompetitif dengan 11 pembalap berbeda berhasil meraih 33 podium. Maximo Quiles menjadi yang paling dominan dengan 10 podium, sedangkan Veda Ega Pratama mengukir prestasi sebagai rookie dengan dua podium ketiga.
Balapan MotoGP dan Moto3 akan kembali digelar di Sirkuit Silverstone, Inggris, pada 7-9 Agustus 2026, sekaligus membuka paruh kedua musim dengan Veda yang masih berpeluang memperbaiki posisi di klasemen Moto3.