Mall Rongsok Depok Tawarkan Sensasi Berburu Harta Karun Vintage
Mall Rongsok menjadi destinasi yang tidak asing lagi bagi para pencinta barang vintage dan pemburu barang antik. Tempat ini menyajikan pengalaman menjelajah yang berbeda dibandingkan dengan pusat perbelanjaan modern yang mewah.
Pengunjung yang datang akan langsung dihadapkan pada pemandangan beragam barang yang berjejal rapat sejauh mata memandang. Setiap sudut ruangan dipenuhi oleh campuran eklektik seperti monitor tua, elektronik vintage, hingga pernak-pernik dekoratif masa lalu.
Tempat ini tidak sekadar menjual besi tua biasa karena hampir semua barang bisa berakhir di rak penjualan selama harganya disepakati. Konsep fleksibel yang dianut oleh pengelola tempat ini adalah menyediakan apa saja yang dapat ditemukan oleh konsumen.
Dilansir dari Detik Travel, pengelola sekaligus penerus usaha keluarga unik ini, Aditya (30), mengungkapkan bahwa mereka sering kali mendapatkan barang-barang yang sangat tidak biasa sepanjang sejarah operasional toko.
"Aneh, kita pernah dapat peti mati. Pernah dapat perahu dayung. Masuk ke sini, tapi untung udah laku," kata Aditya.
Koleksi tidak biasa yang pernah didapatkan oleh tempat ini bahkan mencakup bagian dari alat transportasi udara.
"Helikopter, pesawat apa. pintu pesawat apa helikopter gitu, pernah beli juga," kata Aditya.
Rentang harga barang di tempat ini sangat mencolok bagi para pengunjung. Komoditas termurah seperti sedotan dan DVD bekas dijual dengan harga berkisar antara Rp 5.000 hingga Rp 15.000, sedangkan mobil bekas menjadi barang termahal yang pernah terjual.
Popularitas yang diraih tempat ini sekarang menyimpan kisah perjuangan yang mengharukan dari pendirinya. Bisnis ini dirintis oleh ayah Aditya, Nurholis, yang memulai semuanya dari bawah di tengah kesulitan keuangan.
Keluarga Aditya sempat mengalami masa-masa sulit hingga harus meminjam uang dari berbagai sumber untuk mengumpulkan modal awal. Nurholis mengawali langkahnya dengan menjelajahi Pasar Senen demi mencari komoditas bekas yang layak dijual kembali.
"Modal tuh utang semua. Bener-bener kalau ditanya, itu Bokap tuh bukan orang kaya. Bener-bener kalau ditanya orang ya, kalau ditanya ke tetangga-tetangga, keluarga Bokap tuh termasuk keluarga miskin dulu. Dulu pernah tinggal pas masih merintis tuh pernah tinggal di kandang ayam, pernah. Di pinggiran kali," kata Aditya.
Konsistensi dan kerja keras yang luar biasa membuat toko fisik ini akhirnya berhasil berdiri dan membentuk identitas merek yang kuat. Nurholis bahkan tetap mempertahankan etos kerja yang ketat hingga kini untuk memantau perkembangan bisnis serta jaringan mitranya.
"Sampai sekarang aja Bokap tuh kalau dihitung jam tidur paling tidur cuma 4 jam sehari," kata Aditya.
Hasil dari perjuangan panjang tersebut kini mulai terlihat perkembangannya. Jika dahulu pemilik harus lelah mencari pasokan, sekarang pencari kerja, perwakilan kantor, restoran, hingga individu datang sendiri untuk menawarkan barang mereka.
Sistem Penentuan Harga Unik Berbasis Jam Terbang
Sistem penentuan harga di tempat ini tergolong unik karena tidak memanfaatkan teknologi pemindai atau barcode digital. Pengelola tetap setia mengandalkan sistem ingatan yang telah diasah selama puluhan tahun.
Pengelola sempat mencoba menerapkan pelabelan harga secara manual pada setiap komoditas. Namun, metode tersebut dinilai tidak efektif serta rawan menghadapi tindakan curang dari oknum pembeli.
"Pertama makan waktu karena barangnya terlalu banyak, kedua kadang dipindahin sama orang. Dicabut, dipindahin ke harga yang lebih murah," kata Aditya.
Kemampuan mengingat yang kuat dan jam terbang tinggi kini menjadi modal utama dalam menjalankan bisnis. Nurholis selalu menghafal nilai dari setiap komoditas yang masuk ke dalam toko.
Proses penilaian tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan lewat pemahaman mendalam terkait mutu merek, daya tahan material, serta nilai fungsi objek. Penilaian ini juga membandingkannya dengan barang-barang murah yang banyak beredar di platform daring saat ini.
Bagi masyarakat yang penasaran, tempat ini berlokasi di Wisata Rongsok, Jl. Kukusan Raya, Beji Kota Depok, Jawa Barat. Operasional kunjungan dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.