Maldini Buka Suara Usai Mundur dari Jabatan Direktur Teknik Italia
Paolo Maldini mengungkapkan alasannya mengundurkan diri dari jabatan Direktur Teknik Timnas Italia setelah bertugas selama 16 hari akibat perubahan kesepakatan sepihak oleh Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Giovanni Malago.
Maldini menjelaskan bahwa awalnya Malago memberikan wewenang penuh kepadanya dan Leonardo untuk menentukan sosok pelatih baru skuat Azzurri. Namun, kesepakatan tersebut diubah secara mendadak setelah proses pemilihan kepemimpinan federasi usai.
Perubahan komitmen dari pihak federasi memicu langkah tegas dari mantan kapten AC Milan tersebut untuk melepaskan jabatannya sebelum menandatangani kontrak resmi.
"Prakondisi dan kesepakatan awal telah diubah. Oleh karena itu, satu-satunya tindakan yang logis adalah mengundurkan diri dan menolak menandatangani kontrak empat tahun yang seharusnya berlaku mulai 1 Agustus," kata Paolo Maldini, mantan Direktur Teknik Timnas Italia.
Sebelum keputusan pengunduran diri diambil, Maldini merancang proyek pembinaan jangka panjang berbasis permainan ofensif dan penguatan teknik individu. Dalam proses pencarian pelatih, pihaknya sempat berdiskusi langsung dengan Pep Guardiola di Barcelona.
Pendekatan tersebut hampir membuahkan hasil positif karena Guardiola menunjukkan minat besar untuk menangani tim nasional, sebelum akhirnya sang pelatih menolak akibat faktor kelelahan.
"Kami menemui Pep Guardiola di Barcelona dan berdiskusi sepanjang hari. Dia sangat tertarik dan hampir saja menerima tawaran tersebut, bahkan sudah mulai menyusun susunan pemain di atas kertas sebelum akhirnya menolak karena alasan kelelahan," ujar Paolo Maldini, mantan Direktur Teknik Timnas Italia.
Kegagalan merekrut Guardiola membuat kandidat menyusut ke nama-nama lokal. Namun, pembatasan dari federasi yang melarang perekrutan pelatih terikat klub Serie A membuat pilihan terbatas hingga akhirnya menunjuk Andrea Pirlo.
"Kami menginginkan perubahan dengan fokus pada pembinaan teknik dan permainan menyerang. Namun, presiden menginformasikan bahwa pelatih yang sedang terikat dengan klub Serie A tidak boleh diganggu, sehingga opsi tersisa mengarah kepada Andrea Pirlo," tutur Paolo Maldini, mantan Direktur Teknik Timnas Italia.
Proses pembatalan bergabungnya Guardiola memicu beragam tanggapan dari insan sepak bola Italia. Pimpinan redaksi Corriere dello Sport, Ivan Zazzaroni, menyampaikan sindiran terbuka melalui media sosial terkait alasan kelelahan sang manajer Spanyol.
Unggahan kritis yang mempertanyakan alasan kegagalan rekrutmen pelatih papan atas tersebut juga mendapat perhatian publik setelah mantan pelatih Timnas Italia, Roberto Mancini, memberikan tanda suka pada komentar tersebut.
"Lelah? Dia bahkan tidak bisa mengumpulkan sebelas pemain," kata Ivan Zazzaroni, Pimpinan Redaksi Corriere dello Sport.
Maldini menegaskan bahwa keputusannya meninggalkan jajaran eksekutif federasi murni didasari oleh prinsip profesionalisme serta tanggung jawab moral atas peran yang diembannya.