Malaysia Tatap Piala AFF U-19 2026 sebagai Simulasi Kualifikasi Asia
Timnas Malaysia U-19 memproyeksikan turnamen Piala AFF U-19 2026 di Medan sebagai ajang simulasi krusial sebelum berlaga di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 di Laos pada akhir Agustus mendatang. Langkah awal skuad asuhan Nafuzi Zain ini dimulai dengan menghadapi Singapura pada laga pembuka Grup B yang dijadwalkan pada Selasa malam, 2 Juni 2026.
Target utama Harimau Malaya Muda dalam kompetisi di Indonesia ini adalah mengamankan tiket menuju babak semifinal. Berada di Grup B, Malaysia harus bersaing ketat dengan beberapa tim negara tetangga seperti Thailand, Singapura, dan Brunei Darussalam.
Kesiapan mental bertanding para pemain muda menjadi fokus utama jajaran kepelatihan dalam menghadapi kompetisi bertensi tinggi ini. Pelatih Malaysia U-19, Nafuzi Zain, menyatakan bahwa timnya menaruh rasa hormat kepada setiap lawan yang akan mereka hadapi sepanjang turnamen.
"Turnamen seperti ini adalah wadah yang sangat dibutuhkan para pemain kami untuk terus berkembang," ujar Nafuzi Zain dilansir dari The Star.
Persiapan maksimal telah diterapkan oleh tim kepelatihan demi menjaga konsistensi performa di setiap pertandingan. Konsistensi tersebut dinilai menjadi faktor penentu untuk menjaga peluang lolos ke fase berikutnya tetap terbuka lebar.
Guna mengarungi kompetisi ini, kekuatan Malaysia bertumpu pada kombinasi 23 pemain pilihan yang didominasi pilar klub raksasa lokal serta penggawa diaspora. Sebanyak 15 pemain berasal dari Johor Darul Ta'zim, termasuk penyerang berusia 17 tahun, Arayyan Hakeem Norizam.
Enam pemain lainnya dipanggil dari klub Selangor untuk memperkuat berbagai lini. Sementara itu, kekuatan tambahan datang dari dua pemain yang berbasis di luar negeri, yaitu Luka Jordy Hodak dari NK Trnje dan Pravinash dari MISC-Touchtronics FC.
Dalam peta persaingan Grup B, Thailand diprediksi menjadi lawan terberat bagi Malaysia untuk memperebutkan status juara grup. Skuad Harimau Malaya Muda kini mengincar hasil maksimal demi memperbaiki catatan edisi 2024 lalu, di mana mereka harus puas finis di peringkat keempat setelah kalah adu penalti melawan Australia.
| Pencapaian | Tahun / Edisi | Keterangan |
|---|---|---|
| Juara | 2018, 2022 | Diraih saat turnamen digelar di Indonesia. |
| Runner-up | 6 Kali | Menunjukkan konsistensi Malaysia di partai final. |
| Peringkat Keempat | 2024 | Kalah dalam babak adu penalti melawan Australia. |