Mahershala Ali Konfirmasi Mundur dari Proyek Reboot Film Blade Marvel
Mahershala Ali mengonfirmasi bahwa dia tidak lagi terlibat dalam proyek reboot film Blade yang dikembangkan Marvel Studios, menandai berakhirnya ketidakpastian setelah penundaan panjang, dilansir dari Detikcom. Dalam wawancara dengan GQ, Ali menyatakan kekecewaannya atas berakhirnya proyek tersebut meski sudah berusaha keras mewujudkannya. "Jika mereka ingin membuatnya, kami pasti sudah melakukannya," ujar Ali.
Ali menambahkan bahwa dia masih terikat kontrak dan pihak studio memiliki dana besar, sehingga jika proyek benar-benar ingin dijalankan, syuting pasti sudah dilakukan.
"Jadi, kami tidak akan membuat film ini," lanjutnya. Dia mengaku menikmati tantangan memerankan karakter Daywalker, tetapi proses produksi tidak berjalan sesuai harapan.
"Saya tidak merasa senang dengan cara semuanya berakhir. Saya suka menyelesaikan apa yang sudah dimulai… Semua pembuatan film dan serial TV itu sulit, tapi saya hanya ingin prosesnya sulit karena alasan yang tepat," tambah Ali. Proyek reboot Blade diumumkan oleh Presiden Marvel Studios, Kevin Feige, pada San Diego Comic-Con 2019 dan mulai dikembangkan tahun 2020, tetapi terus menghadapi berbagai hambatan.
Film berganti sutradara dua kali, dari Bassam Tariq ke Yann Demange yang kemudian keluar. Naskah juga mengalami penulisan ulang oleh tujuh penulis berbeda termasuk Stacy Osei-Kuffour, Nic Pizzolatto, dan Eric Pearson. Penundaan syuting berulang terjadi karena pandemi COVID-19 serta mogok kerja penulis dan aktor Hollywood. Karakter Blade versi Ali sempat muncul sebagai suara cameo dalam post-credit film Eternals (2021), namun arah karakter di Marvel Cinematic Universe menjadi tidak jelas sejak itu.
Sebelumnya, Kevin Feige menyatakan penyesalan dan kecanggungan karena mengumumkan proyek Blade terlalu awal sebelum persiapan matang.
Kegagalan proyek ini menjadi pelajaran bagi Marvel Studios, yang kini lebih selektif mengumumkan proyek baru agar produksi dan naskah sudah siap.