Lukita Maxwell Aktris Berdarah Indonesia Curi Perhatian di Film Backrooms

Share

Nama aktris Lukita Maxwell menjadi sorotan publik setelah menunjukkan kemampuan aktingnya dalam film horor terbaru berjudul Backrooms. Seperti dilansir dari Detikcom, aktris keturunan Indonesia ini sukses menarik perhatian penonton lewat peran sebagai Kathrine Taylor atau Kat.

Karakter Kat merupakan seorang asisten tokoh bernama Clark. Dalam sinopsisnya, ia ikut terlibat dalam penjelajahan sebuah ruang misterius yang tidak memiliki ujung.

Melalui proyek layar lebar Backrooms, Lukita Maxwell mendapatkan kesempatan beradu akting dengan deretan aktor dan aktris ternama Hollywood. Beberapa di antaranya meliputi Chiwetel Ejiofor, Renate Reinsve, Mark Duplass, hingga Avan Jogia.

Keterlibatannya dalam jajaran pemain film ini membuat profilnya semakin dikenal luas oleh pencinta sinema, termasuk masyarakat di Indonesia.

Rekam Jejak Karier di Amerika Serikat

Sebelum membintangi Backrooms, perempuan kelahiran Jakarta pada 27 Oktober 2001 ini sudah lebih dulu memulai debut di industri hiburan Amerika Serikat. Lukita Maxwell mengawali perhatian publik secara luas saat memerankan karakter Delilah dalam serial berjudul Generation pada tahun 2021.

Melalui peran tersebut, ia dinilai berhasil membawakan karakter remaja dengan gejolak emosi yang rumit. Popularitasnya kemudian semakin menanjak setelah berhasil mendapatkan peran utama sebagai Alice dalam serial komedi-drama Shrinking yang rilis pada 2023.

Ekspansi ke Film Layar Lebar

Karier aktingnya terus menunjukkan grafik peningkatan di panggung Hollywood. Lukita Maxwell tercatat ikut membintangi beberapa judul film layar lebar lainnya, seperti The Young Wife yang tayang pada 2023 serta film Afraid pada tahun 2024.

Selain tampil di depan kamera, ia juga mulai mengeksplorasi peran di balik layar. Lukita Maxwell tercatat mengambil bagian sebagai eksekutif produser untuk sebuah karya film pendek berjudul Manoa Valley.

Latar Belakang dan Kecintaan pada Teater

Lukita Maxwell melewati masa kecilnya di Pulau Bali sebelum akhirnya memutuskan pindah ke Amerika Serikat bersama sang ayah. Minat besarnya terhadap seni peran sudah mulai tumbuh sejak usia dini, yang diasah melalui kebiasaan membaca karya-karya klasik Shakespeare dan berpartisipasi dalam festival teater lokal.

Saat menginjak usia remaja, ia menjalani sistem pendidikan homeschooling. Lukita Maxwell juga sempat mendaftarkan diri untuk menempuh studi arsitektur di Pratt Institute, sebelum akhirnya memilih fokus sepenuhnya pada karier akting yang kian berkembang.

Meskipun mewarisi darah Indonesia dari sang ibu, Lukita Maxwell sejauh ini tercatat belum pernah terlibat dalam proyek film maupun serial domestik di Indonesia. Kendati demikian, pencapaian kariernya di industri perfilman Hollywood menempatkan namanya sebagai salah satu talenta berdarah Indonesia yang diperhitungkan secara internasional.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author