LPDP Longgar Aturan Bahasa dan Tambah Kampus Unggulan
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) memberlakukan sejumlah aturan baru berupa relaksasi persyaratan bahasa Inggris dan penambahan daftar perguruan tinggi unggulan menjelang pembukaan pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026 pada Selasa, 30 Juni 2026.
Pendaftaran seleksi tahap kedua ini dijadwalkan berlangsung hingga 31 Juli 2026 untuk program magister serta doktor di dalam dan luar negeri. Dilansir dari CNBC Indonesia, fokus pembiayaan tetap diarahkan pada pengembangan sumber daya manusia guna mendukung target Indonesia Emas 2045.
Direktur Utama LPDP Yon Arsal menjelaskan bahwa porsi penerima beasiswa diprioritaskan untuk bidang sains, teknologi, rekayasa, dan matematika atau STEM demi memenuhi arahan pemerintah.
"Target yang dicanangkan kementerian dan arahan Presiden kita laksanakan dengan tegak lurus. Minimal 80% penerima beasiswa diarahkan ke bidang STEM atau Science (Sains), Technology (Teknologi), Engineering (Rekayasa/Teknik) dan Mathematics (Matematika)," kata Yon Arsal, Direktur Utama LPDP.
Program yang tersedia pada gelombang ini meliputi Beasiswa STEM Industri Strategis dan Beasiswa SHARE yang mencakup bidang sosial, humaniora, seni, agama, dan ekonomi. Di samping itu, LPDP juga menyediakan jalur Beasiswa Akselerasi Universitas Unggulan, Beasiswa Keolahragaan, serta Talenta Riset dan Inovasi Nasional jalur Doctor by Research.
Terkait aturan baru, Direktur Beasiswa LPDP Dwi Larso mengungkapkan adanya kemudahan bagi pemilik Letter of Acceptance (LoA) Unconditional yang kini dibebaskan dari syarat sertifikat bahasa Inggris. Sementara bagi yang belum memiliki LoA, pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri kini diakomodasi sebagai penyedia sertifikat untuk kategori tertentu guna menekan biaya tes.
"Kami merasa kalau anak sudah mendapatkan LoA terutama di luar negeri, berarti mereka sudah melewati saringan bahasa. Sehingga kita relakskan aturan bahasa. Kami juga tidak ingin banyak orang harus membayar tes bahasa yang mahal tetapi akhirnya tidak mendapatkan beasiswa," ujar Dwi Larso, Direktur Beasiswa LPDP.
Kebijakan baru lain yang diterapkan adalah penambahan jumlah universitas unggulan yang menjadi tujuan studi, dari semula hanya 17 kini bertambah menjadi 31 perguruan tinggi. Penambahan tersebut mencakup 17 universitas yang terbuka untuk semua program studi serta 14 universitas tambahan yang spesifik melayani bidang STEM.
Proses seleksi administrasi akan dimulai pada 3 Agustus 2026, dilanjutkan Seleksi Bakat Skolastik pada September 2026, hingga pengumuman hasil akhir pada 30 November 2026 sebelum perkuliahan dimulai Januari 2027.