Pemerintah Targetkan 80 Sekolah Unggul Garuda Transformasi Beroperasi
Target pendirian 80 Sekolah Unggul Garuda Transformasi (SUGT) ditetapkan pemerintah untuk dicapai dalam jangka waktu lima tahun. Dilansir dari Detikcom, sebanyak 20 SUGT baru diproyeksikan mulai ditetapkan pada tahun depan, disusul 18 sekolah lagi pada 2028.
Pengembangan ini melanjutkan tahap sebelumnya yang telah mencatat 42 sekolah di 15 provinsi sejak 2025. Konsentrasi lembaga pendidikan tersebut mendominasi kawasan Jawa Barat sebanyak 7 sekolah, DKI Jakarta dan Jawa Tengah masing-masing 6 sekolah, Banten 4 sekolah, serta Aceh dan DI Yogyakarta masing-masing 3 sekolah.
Aktivitas belajar mengajar di 42 sekolah tersebut melibatkan 9.288 siswa kelas 11 dan 12, yang didampingi oleh 504 guru serta tenaga kependidikan. Memasuki tahun ajaran 2026/2027, empat Sekolah Unggul Garuda Baru juga resmi beroperasi di Timor Tengah Selatan (NTT), Belitung Timur (Bangka Belitung), Konawe Selatan (Sulawesi Tenggara), dan Bulungan (Kalimantan Utara).
Data Badan Komunikasi Pemerintah mencatat peningkatan signifikan lulusan SUGT yang menembus perguruan tinggi mancanegara, seperti University of Toronto di Kanada dan Paris Science et Lettres University di Prancis.
"Dampak yang sudah terukur jelas dari program ini adalah lonjakan siswa Sekolah Unggul Garuda Transformasi yang berhasil lulus seleksi masuk perguruan tinggi luar negeri terbaik dunia, naik 177 persen dari 140 siswa pada tahun ajaran 2024/2025 menjadi 388 siswa pada 2025/2026," kata Badan Komunikasi Pemerintah melalui keterangannya di Jakarta pada Rabu (19/8/2026).
Skema Beasiswa Garuda 2026 mencatat 515 peserta didik diterima di berbagai perguruan tinggi luar negeri. Australia menjadi destinasi favorit utama dengan menampung 138 orang, disusul Singapura yang menerima 72 lulusan.
Negara tujuan lainnya mencakup Kanada sebanyak 70 orang, Hong Kong 38 orang, Amerika Serikat 20 orang, Inggris 17 orang, serta sisanya tersebar di Belgia hingga China. Bagi calon mahasiswa yang memilih kampus dalam negeri, Beasiswa Garuda disalurkan kepada 140 penerima.
"Untuk perluasan manfaat, Program Sekolah Unggul Garuda Transformasi juga melaksanakan program pengimbasan berbagai kegiatan peningkatan kapasitas ke sekolah-sekolah lain di sekitarnya. Pada 2025, sudah 277 sekolah yang mendapatkan program pengimbasan, dan jumlahnya akan terus bertambah pada 2026," ungkap Bakom RI.