Liverpool Tumbang 2-4 dari Leeds United dalam Laga Uji Coba
Liverpool menelan kekalahan 2-4 dari Leeds United dalam pertandingan uji coba pramusim di Soldier Field, Chicago, Amerika Serikat, pada Minggu, 2 Agustus 2026 waktu setempat. Anak asuh Andoni Iraola itu sejatinya sempat memimpin dua gol sebelum akhirnya Leeds United membalikkan keadaan pada babak kedua.
Gol pembuka Liverpool tercipta pada menit ke-7 melalui sundulan Luke Chambers usai memanfaatkan umpan sepak pojok Milos Kerkez. Keunggulan The Reds bertambah menjelang jeda setelah Florian Wirtz mengonversi umpan Jeremie Frimpong menjadi gol pada menit ke-40.
Leeds United memicu kebangkitan usai memasukkan empat pemain baru di babak kedua. Brenden Aaronson memperkecil skor menjadi 1-2 pada menit ke-60 memanfaatkan umpan Ethan Ampadu, sebelum Dominic Calvert-Lewin menyamakan kedudukan lewat sundulan pada menit ke-71.
Dua menit berselang, Sean Longstaff membawa Leeds berbalik unggul 3-2 usai memaksimalkan umpan tarik Aaronson. Calvert-Lewin kemudian mencetak gol keduanya pada menit ke-85 setelah meneruskan bola lemparan jauh Ampadu dan memastikan kemenangan 4-2 untuk Leeds.
Kekalahan ini menjadi hasil negatif pertama bagi Liverpool dalam tur pramusim di Amerika Serikat, setelah sebelumnya mencatatkan kemenangan 4-2 atas Sunderland dan 1-0 atas Wrexham. Gelandang Liverpool, Dominik Szoboszlai, memberikan evaluasinya mengenai dinamika tim dan jalannya laga tersebut.
"Secara umum, dalam dua minggu terakhir kami semakin mengenal satu sama lain. Beberapa pemain datang belakangan, beberapa pemain bahkan belum ada di sini," tutur Dominik Szoboszlai dilansir dari BBC.
Proses adaptasi di bawah asuhan pelatih anyar terus berjalan seiring dengan evaluasi dari serangkaian laga persahabatan yang sudah dijalani tim.
"Kami mengenal manajer. Saya pikir ini adalah dua minggu yang baik. Dua kemenangan dan satu kekalahan, kami banyak belajar dan kami terus maju," ucap Szoboszlai.
Meskipun gagal mempertahankan keunggulan dua gol yang didapatkan pada paruh pertama, Szoboszlai menilai pertandingan ini memberikan pelajaran berharga bagi perbaikan tim.
"Anda selalu harus melihat sisi positif meskipun itu negatif. Saya tahu hari ini bukanlah pertandingan terbaik yang kami mainkan sejak manajer bertugas," ucap Szoboszlai.
Ia menyoroti penurunan performa pada paruh kedua yang mengakibatkan situasi berbalik bagi keunggulan lawan.
"Babak pertama kami mengendalikan permainan, unggul 2-0 dan kemudian kalah 4-2 pada akhirnya. Kami hanya perlu terus melangkah," tutur gelandang asal Hongaria itu.
Kembalinya sejumlah pilar usai masa liburan Piala Dunia 2026 juga menjadi perhatian untuk memperkuat skema permainan menjelang kompetisi resmi.
"Senang mereka kembali. Kami berada di sini selama dua minggu, mereka mungkin hanya satu minggu. Saya harap mereka menikmati liburan, tetapi sekarang kembali bekerja," kata Szoboszlai.
Evaluasi khusus ditujukan pada antisipasi situasi bola mati yang menjadi celah terjadinya gol-gol balasan lawan.
"Sekarang kita tahu kami kebobolan dua gol dari bola mati, kami harus lebih berhati-hati dalam hal itu," tutur Szoboszlai.
Ia menegaskan pentingnya konsentrasi tinggi terhadap skenario lemparan jauh maupun tendangan sudut yang kian krusial dalam peta persaingan.
"Musim lalu adalah musim di mana semuanya mulai menjadi sangat penting. Tendangan sudut, lemparan ke dalam jarak jauh. Kami benar-benar harus memperhatikannya karena musim depan akan sama seperti musim lalu," tutur Szoboszlai.
Usai laga di Amerika Serikat, Liverpool dijadwalkan melakoni dua pertandingan persahabatan lanjutan di Stadion Anfield, yaitu menghadapi AS Monaco pada 9 Agustus dan Como pada 17 Agustus 2026.