Liverpool Nobatkan Ronnie Whelan dan Luncurkan Proyek Sosial Ghana
Liverpool Football Club (LFC) mengumumkan dua agenda besar pada Selasa (23/6/2026), yakni penobatan mantan gelandang Ronnie Whelan ke dalam daftar pemain terbaik klub serta peluncuran program kesejahteraan anak usia dini oleh LFC Foundation di Ghana.
Dilansir dari liverpoolfc.com, Ronnie Whelan secara resmi menempati peringkat ke-33 dalam daftar figur terhebat sejarah klub setelah mengabdi selama hampir 15 tahun sejak 1979 hingga 1994. Mantan pemain yang mencatatkan 493 penampilan dan 73 gol tersebut sukses mempersembahkan deretan trofi bergengsi, termasuk enam gelar Divisi Pertama dan satu Piala Eropa pada tahun 1984.
“Hal di Liverpool pada saat itu adalah, Anda memenangkan trofi dan itu seperti, 'Bagus, sampai jumpa lain kali ketika kami melakukannya lagi. '” kata Ronnie Whelan, Mantan Gelandang Liverpool.
Mantan kapten The Reds ini juga mengenang momen unik saat dirinya pertama kali mengangkat piala liga di bawah asuhan manajer legendaris Bob Paisley yang membagikan medali secara kasual.
“Saya ingat memenangkan gelar liga pertama saya dan Bob Paisley berkeliling dengan kotak sepatu dengan medali dan hanya berjabat tangan sambil berkata, 'Sampai jumpa pada 5 Juli untuk pra-musim. ' Itu saja.” tutur Ronnie Whelan, Mantan Gelandang Liverpool.
Whelan menilai tradisi sederhana serta fokus tinggi yang diterapkan oleh jajaran kepelatihan kala itu menjadi kunci utama di balik rentetan kesuksesan jangka panjang tim.
“Mungkin itu sebabnya kami begitu sukses, kami tidak memikirkan apa yang baru saja kami lakukan.” ujar Ronnie Whelan, Mantan Gelandang Liverpool.
Di samping perayaan sejarah klub, LFC Foundation memperluas aksi sosial globalnya dengan merilis kemitraan strategis bersama organisasi Right to Play untuk menyokong lebih dari 650.000 anak di Ghana. Proyek edukasi inklusif yang dijadwalkan berjalan selama tiga tahun ke depan ini berfokus pada penguatan sistem pengajaran taman kanak-kanak di delapan wilayah.
“Setiap anak berhak mendapatkan kesempatan untuk belajar, tumbuh, dan mencapai potensi penuh mereka.” kata Matt Parish, Kepala Eksekutif LFC Foundation.
LFC Foundation berkomitmen menyalurkan pembinaan kualitas tinggi bagi 14.500 guru guna menunjang metode pembelajaran interaktif berbasis permainan di kawasan Afrika Barat tersebut.
“Melalui kemitraan dengan Right To Play, kami berinvestasi pada anak-anak selama tahun-tahun awal yang penting ini untuk membantu menciptakan fondasi yang lebih kuat untuk pembelajaran seumur hidup dan kesuksesan di masa depan.” ujar Matt Parish, Kepala Eksekutif LFC Foundation.
“Kami sangat proud bekerja dengan mitra kami LFC Foundation dalam proyek ambisius dan berdampak di Ghana ini.” kata Gillian McMahon, Direktur Eksekutif Right To Play UK.
Pihak Right To Play menekankan bahwa pemenuhan literasi dasar dan kemampuan sosial emosional sejak dini merupakan instrumen krusial bagi masa depan generasi muda.
“Tahun-tahun awal sangat penting untuk perkembangan anak dan pembelajaran berbasis bermain adalah salah satu cara paling efektif untuk membantu anak-anak membangun keterampilan melek huruf, berhitung, sosial dan emosional yang mereka butuhkan untuk berkembang.” tutur Gillian McMahon, Direktur Eksekutif Right To Play UK.
Kolaborasi multinasional ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan LFC Foundation yang telah merangkul ratusan ribu penerima manfaat di berbagai negara.
“Bersama-sama, kami mendukung visi Pemerintah Ghana untuk pendidikan taman kanak-kanak yang berkualitas, sambil membantu memastikan bahwa ratusan ribu anak memiliki kesempatan untuk belajar di lingkungan yang aman, inklusif, dan menarik.” ujar Gillian McMahon, Direktur Eksekutif Right To Play UK.