Liverpool Hadapi Brentford di Anfield Saat Skuad Inggris Rilis

Share

Mantan kapten Liverpool, Jordan Henderson, menerima sambutan hangat dari para suporter di Stadion Anfield pada hari Minggu ketika dirinya kembali sebagai pemain Brentford dalam pertandingan terakhir musim ini.

Pertandingan emosional tersebut sekaligus menjadi momen perpisahan bagi dua ikon Liverpool, Mohamed Salah dan Andrew Robertson, yang memainkan laga terakhir mereka setelah mengabdi selama sembilan tahun di klub Merseyside tersebut.

Tiga minggu sebelum pertandingan berlangsung, Mohamed Salah sempat meminta agar gelandang berusia 35 tahun itu diberikan kesempatan untuk mengucapkan selamat tinggal secara layak kepada para pendukung tuan rumah.

"He didn’t get that send-off or farewell he deserved, because he left immediately," kata Mohamed Salah, Pemain Liverpool kepada TNT Sports.

Salah menambahkan bahwa masyarakat kota Liverpool memahami arti penting Henderson yang telah menjabat sebagai kapten selama 12 tahun, melebihi durasi kepemimpinan dirinya maupun Virgil van Dijk.

"People in the city know how much it meant to Hendo also, being here captain of the club for 12 years, more than me, more than Virg, more than anyone." ujar Mohamed Salah, Pemain Liverpool kepada TNT Sports.

Saat nama Henderson diumumkan oleh pembawa acara stadion sebagai salah satu kapten terbaik yang pernah dimiliki klub, seluruh penonton memberikan tepuk tangan, dan nyanyian untuknya terus menggema sepanjang laga.

Mantan manajer Liverpool, Jurgen Klopp, juga pernah melontarkan pujian mendalam terkait kemampuan fisik, teknis, dan taktis Henderson saat sang pemain memutuskan pindah pada tahun 2023.

"Hendo is a really good package, a really good package. There is the physical part, but there is the super-technical part." kata Jurgen Klopp, Mantan Manajer Liverpool melalui situs resmi klub.

Klopp menilai kualitas teknis Henderson sering kali tidak terlihat karena perannya di lapangan yang lebih dikenal sebagai seorang pejuang.

"He is technically really, really good. Which sometimes players, because of the role they see themselves [in] on the pitch, this fighter and stuff like this, don't always show." ujar Jurgen Klopp, Mantan Manajer Liverpool melalui situs resmi klub.

Menurut Klopp, seseorang tidak akan bisa memimpin Liverpool dan bermain di pertandingan-pertandingan paling krusial di dunia jika tidak memiliki level teknis yang sangat tinggi.

"You cannot have this amount of Premier League games, you cannot be captain of Liverpool, you cannot play in the most important games in the world if you are technically not on a super-high level – and he is." tutur Jurgen Klopp, Mantan Manajer Liverpool melalui situs resmi klub.

Henderson dinilai berkembang pesat secara taktis di bawah asuhan Klopp, bahkan sempat mengisi beberapa posisi berbeda termasuk bek tengah dan gelandang bertahan nomor enam.

"Right foot, left foot really good. Tactically he improved the most since we are here, had to play different positions, did that really well. Even played centre-half for us. Had to play No. 6, I thought he played a few outstanding games on six." kata Jurgen Klopp, Mantan Manajer Liverpool melalui situs resmi klub.

Di balik kembalinya Henderson ke Anfield, atmosfer sepak bola Inggris juga dikejutkan dengan rilis daftar 26 pemain tim nasional Inggris untuk Piala Dunia 2026 pada hari Jumat (22/5).

Asosiasi Sepak Bola Inggris mengumumkan skuad tersebut melalui sebuah video kolaborasi unik bersama band legendaris asal Liverpool, The Beatles, dengan menggunakan lagu "Come Together" sebagai musik latar.

Dilansir dari data Opta, untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia 1986, tidak ada satu pun pemain dari Liverpool yang masuk ke dalam skuad resmi tim nasional Inggris untuk turnamen mayor.

Manajer Liverpool, Arne Slot, tercatat jarang menurunkan pemain lokal Inggris seperti Curtis Jones, Joe Gomez, dan Rio Ngumoha sebagai starter sepanjang musim ini.

Gomez kerap terhambat cedera, Jones gagal menembus skuad Thomas Tuchel sejak Maret 2026, sementara Ngumoha yang berusia 17 tahun dinilai terlalu muda untuk level Piala Dunia.

Hasil ini menutup musim yang berat bagi skuad Liverpool setelah mereka dipastikan menyelesaikan kompetisi 2025/2026 tanpa raihan satu pun gelar juara.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author