Lionel Messi Cetak Sejarah Tampil di Final Piala Dunia 2026
Penyerang tim nasional Argentina Lionel Messi resmi mencetak sejarah sepak bola dengan tampil dalam pertandingan final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol di Stadion New York New Jersey pada Minggu, 19 Juli 2026.
Dilansir dari Fox Sports, kehadiran kapten berusia 39 tahun tersebut di atas lapangan menjadikannya sebagai pemain pria kedua dalam sejarah yang mampu bermain di tiga laga final Piala Dunia setelah legenda Brasil, Cafu.
Laga ini sekaligus menjadi penampilan ke-34 Messi di sepanjang sejarah turnamen, di mana ia berpeluang menjadi kapten pertama yang mengangkat trofi Piala Dunia sebanyak dua kali jika Argentina berhasil mengalahkan Spanyol.
Sebanyak 80.000 penonton hadir langsung di Stadion MetLife, East Rutherford, New Jersey, sementara sekitar 1,8 miliar pasang mata di seluruh dunia diproyeksikan menyaksikan pertandingan pamungkas ini melalui layar kaca.
Sebelumnya, Messi membawa Argentina ke final Piala Dunia 2014 namun kalah dari Jerman, sebelum akhirnya berhasil menebus kegagalan tersebut dengan menjuarai edisi 2022 di Qatar setelah menumbangkan Prancis lewat adu penalti.
Pada edisi 2026 di Amerika Utara, performa Messi dinilai tetap sensasional dengan torehan delapan gol dari tujuh pertandingan, yang membuatnya kini hanya terpaut satu gol di belakang Kylian Mbappe dalam daftar pencetak gol terbanyak Piala Dunia sepanjang masa.
Meskipun tidak mencetak gol pada laga semifinal melawan Inggris, Messi menyumbangkan dua umpan matang dalam kemenangan dramatis Argentina dengan skor 2-1, yang menegaskan dominasinya dengan total rekor 12 asis di Piala Dunia.
Pelatih tim nasional Argentina Lionel Scaloni memberikan pujian tinggi kepada sang kapten dengan menyebutnya sebagai pesepak bola terbaik yang pernah ada di dunia dan meminta semua pihak untuk menikmati penampilannya.
"He is history, a legend. I feel proud, he is the best footballer the world has ever seen and reaching a final at 39 is something unbelievable – and that is why I said we must enjoy him." kata Lionel Scaloni, Pelatih Argentina.
Scaloni juga menambahkan bahwa warisan mendiang Diego Maradona masih dirindukan, namun kehadiran Messi yang masih bermain aktif saat ini merupakan momen yang harus disyukuri oleh seluruh pencinta sepak bola.
"With Diego Maradona, we still miss him but Messi is still with us so we must enjoy him." tutur Lionel Scaloni, Pelatih Argentina.
Mengenai spekulasi masa depan sang megabintang setelah turnamen tahun 2026 ini selesai, Scaloni mengaku belum mengetahui apakah laga final melawan Spanyol tersebut akan menjadi pertandingan terakhir bagi Messi.
"I have no idea if this is Leo's last game, you will have to ask him. We haven't discussed it." jelas Lionel Scaloni, Pelatih Argentina.
Di sisi lain, pakar sepak bola Spanyol Guillem Balague meyakini bahwa gairah besar yang dimiliki oleh Messi akan membuatnya terus bertahan bersama tim nasional Argentina, bahkan berpotensi membuka peluang tampil di Piala Dunia 2030.
"Even if you hear it is the end, I doubt it but we'll see. I just see him with the national side, simply because he enjoys it." kata Guillem Balague, Pakar Sepak Bola.
Balague menilai performa Messi di Major League Soccer bersama Inter Miami tidak akan menjadi akhir dari perjalanan karier internasionalnya karena sang pemain masih menunjukkan determinasi luar biasa di level tertinggi.
"I don't see him being at Inter Miami in the MLS, still performing and then saying that's it and he's going to play out the rest of his career with Inter Miami." ujar Guillem Balague, Pakar Sepak Bola.
Ia menyoroti kemampuan fisik Messi yang tetap mampu menyelesaikan pertandingan berdurasi 120 menit meski sudah berusia akhir tiga puluhan, termasuk catatan statistiknya saat menghadapi Tanjung Verde.
"I feel that he hasn't said the last word yet," tutur Guillem Balague, Pakar Sepak Bola.
"He finishes games, 120-minute games, at 39." tambah Guillem Balague, Pakar Sepak Bola.
"In the first 90 minutes against Cape Verde, he covered 6.5km and 62% of that is walking." ungkap Guillem Balague, Pakar Sepak Bola.
"You can add a bit more walking. The passion is still there. All of that means he's not going to leave the national side." tegas Guillem Balague, Pakar Sepak Bola.
Sebelum pelaksanaan turnamen edisi sebelumnya pada tahun 2022, Messi sendiri sempat mengisyaratkan bahwa laga final di Qatar akan menjadi akhir dari perjalanannya di kompetisi Piala Dunia.
"I am very happy for finishing my journey in World Cups in a final, to play the last game in a final. That is really very gratifying." kata Lionel Messi, Pemain Argentina.
Pemain kelahiran Rosario tersebut kala itu menyatakan bahwa jarak tahun menuju turnamen berikutnya terlalu jauh sehingga ia merasa tidak akan mampu berpartisipasi lagi.
"There are a lot of years from this year to the next one. I don't think I will be able to do that. To finish this way is brilliant." aku Lionel Messi, Pemain Argentina.
Kendati demikian, pernyataan tersebut terbukti tidak terjadi seiring keputusan Messi untuk kembali memperkuat Albiceleste di Piala Dunia 2026 yang menorehkan rekor kehadiran penonton baru sebanyak 6,5 juta fans di stadion Amerika Serikat.