Lionel Messi Berduka Ayahnya Meninggal Dunia

Share

Bintang sepak bola asal Argentina, Lionel Messi, berada dalam suasana duka setelah sang ayah, Jorge Messi, meninggal dunia pada Sabtu (8/8/2026) di sebuah rumah sakit di Rosario, Argentina, dalam usia 68 tahun. Kabar duka tersebut memengaruhi langkah karier pemain berusia 39 tahun itu serta posisi klubnya, Inter Miami, di ajang Leagues Cup 2026. Jorge Messi memiliki peran vital sepanjang perjalanan karier Messi di lapangan hijau karena bertindak sebagai agen dan manajer bisnis sang pemain.

Menanggapi kepergian sang ayah, Messi menyampaikan pesan emosional melalui akun media sosial miliknya pada Rabu (12/8/2026).

"Aku tidak tahu apa yang akan aku lakukan tanpamu, bagaimana aku akan melanjutkannya," tulis Messi di akun media sosialnya seperti dilansir ESPN. Unggahan tersebut mengungkapkan kebingungan mendalam yang dialaminya terkait kelanjutan kariernya tanpa kehadiran sang ayah.

"Aku selalu cuma bermain sepakbola dan sekarang aku punya begitu banyak keraguan soal apa yang akan terus aku lakukan," kata Messi. Ia juga mengenang kebersamaan panjang bersama ayahnya sejak awal merintis karier di dunia sepak bola.

"Kamu ada di sisiku sejak awal, sebentar lagi sampai akhir (karierku). Kenapa tidak menunggu sebentar lagi dan kita bisa menyelesaikan ini bersama-sama?" ujar pemain Inter Miami itu. Dukungan moral mengalir dari berbagai pihak di dunia sepak bola, salah satunya dari rival sengitnya di lapangan, Cristiano Ronaldo.

"Pelukan hangat untukmu dan keluargamu di masa-masa sulit ini, Leo. Semoga diberi kekuatan," tulis Ronaldo dalam kolom komentar unggahan Messi.

Selain Ronaldo, belasungkawa juga datang dari figur publik lain seperti Luka Modric, Thibaut Courtois, David Beckham, Neymar, Patrick Kluivert, hingga akun resmi klub Inter Miami, Barcelona, dan La Liga.

Di tengah suasana duka Messi, kondisi pelatih Inter Miami, Guillermo Hoyos, dan skuadnya berada di bawah ancaman gugur dari fase grup Leagues Cup 2026. "Kita semua tahu apa yang terjadi pada Leo, ini adalah tragedi yang luar biasa," kata Hoyos menjelang laga melawan Leon dilansir dari surat kabar as. Kekosongan lini depan akibat absennya Messi serta sejumlah pemain lain memaksa Hoyos menurunkan pemain muda dari akademi saat kalah 1-2 dari CF Monterrey pada Minggu (9/8/2026).

"Ini adalah kesedihan yang luar biasa, dan kami merasakannya begitu dalam bersamanya. Ini sangat sulit, dan pada saat-saat seperti ini kata-kata sering kali tak mampu mengungkapkan. Ketika kamu mengalami sesuatu yang begitu menyakitkan, pemulihan membutuhkan waktu, dan itu adalah kenyataan yang kita semua hadapi. Kamu tidak benar-benar belajar bagaimana menghadapinya, karena rasa sakitnya begitu dalam," ujar Hoyos.

Inter Miami saat ini tertahan di peringkat ke-11 klasemen wilayah MLS dengan tiga poin dan menggantungkan nasib pada laga terakhir fase grup melawan Club Leon pada Rabu (12/8/2026) waktu setempat. Di sisi lain, beredar video dan foto AI deepfake di platform TikTok yang menampilkan Messi menghadiri pemakaman bersama figur seperti Neymar, David Beckham, dan Leonardo DiCaprio dengan tingkat probabilitas buatan di atas 90 persen menurut pemeriksaan AI Detector Hive Moderation oleh ANTARA.

Prosesi pemakaman Jorge Messi sebenarnya berlangsung secara privat dan tertutup di dekat Rosario dengan pengamanan ketat, serta hanya dihadiri oleh Messi, istrinya Antonela Roccuzzo, anak-anak mereka, dan kerabat dekat.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author