Lexar Prediksi Harga RAM Global Bakal Melonjak Dua Kali Lipat

Share

Harga RAM global, termasuk untuk pasar konsumen di Indonesia, diprediksi bakal mengalami lonjakan ekstrem hingga dua kali lipat menjelang penutupan tahun 2026 ini. Kabar kurang mengenakkan bagi industri teknologi tersebut disampaikan oleh produsen memori Lexar.

Dilansir dari Gamebrott melalui tom’sHardware, prediksi kenaikan harga RAM ini diungkapkan langsung oleh Regional Manager Lexar untuk wilayah Australia & New Zealand, Chris Xia. Lonjakan harga ini dipicu oleh pergeseran fokus produksi para produsen memori terbesar dunia.

Chris Xia menjelaskan bahwa ledakan tren kecerdasan buatan membuat tiga raksasa memori dunia, yaitu Samsung, SK hynix, dan Micron mengalihkan hampir seluruh kapasitas produksi mereka untuk High-Bandwidth Memory (HBM). Langkah ini berdampak langsung pada lini produk konsumen biasa.

Akibat pengalihan kapasitas produksi tersebut, pasokan memori untuk komputer pengguna biasa menjadi sangat langka di pasaran. Kelangkaan persediaan inilah yang memicu harga komponen RAM terus meroket tajam.

Bagi konsumen yang melihat adanya potongan harga RAM di toko retail atau platform e-commerce, Chris Xia memperingatkan agar tidak terkecoh. Diskon tersebut bukan menandakan tren penurunan harga komponen di pasar global.

Potongan harga itu hanyalah upaya para penjual untuk menghabiskan stok lama yang tersisa. Langkah tersebut diambil demi mendapatkan likuiditas sebelum mereka menyambut stok baru yang harganya dipastikan jauh lebih mahal.

Dampak dari krisis pasokan memori ini bahkan sudah mulai memukul industri perangkat keras lainnya. Penjualan komponen motherboard secara global dilaporkan turun drastis hingga menyentuh angka 25 persen.

Penurunan penjualan motherboard terjadi karena banyak pengguna yang memilih untuk menunda merakit PC baru. Konsumen enggan melanjutkan rakitan komputer akibat harga memori yang dinilai sudah sangat tidak masuk akal.

Membeli komponen memori sekarang menjadi keputusan yang dinilai paling bijak jika konsumen memang sangat membutuhkan perangkat tersebut untuk kebutuhan kerja atau gaming. Langkah ini disarankan sebelum prediksi lonjakan harga dua kali lipat benar-benar menghantam pasar retail sepenuhnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author