RC Lens Ungguli OGC Nice Pada Babak Pertama Final Coupe de France
Klub sepak bola RC Lens berhasil mengungguli OGC Nice dengan skor 2-1 pada babak pertama pertandingan babak final Coupe de France yang berlangsung di Stade de France, Paris, pada Jumat malam waktu setempat.
Dilansir dari beIN SPORTS, Lens langsung memimpin dua gol lebih dulu melalui aksi Florian Thauvin dan sundulan Odsonne Edouard yang memanfaatkan umpan sepak pojok Thauvin. OGC Nice kemudian memperkecil ketertinggalan tepat sebelum turun minum melalui gol sundulan pemain muda berusia 17 tahun, Djibril Coulibaly, setelah menerima umpan sepak pojok dari Jonathan Clauss.
Gol tersebut membuat Coulibaly, yang baru tampil dalam tiga pertandingan resmi sebelumnya musim ini, mencatatkan sejarah baru. Menurut laporan L'Equipe, Coulibaly resmi menjadi pemain sekaligus pencetak gol termuda dalam sejarah final Coupe de France pada abad ke-21 dalam usia 17 tahun 185 hari.
Sebelum pertandingan dimulai, kedua tim melakukan perombakan taktik yang mengejutkan dalam susunan pemain starter mereka. Pelatih RC Lens, Pierre Sage, memilih memasang Allan Saint-Maximin sejak menit awal untuk mengisi lini serang guna menggantikan Wesley Said, serta memainkan Kyllian Antonio di lini belakang bersama Malang Sarr dan Ismaelo Ganiou akibat absennya Samson Baidoo.
Sementara itu, pelatih OGC Nice, Claude Puel, secara mengejutkan langsung memasang Djibril Coulibaly sejak menit pertama di lini tengah. Langkah berani Puel ini dipadukan dengan pengalaman bek veteran Dante untuk mendampingi pemain lain seperti Elye Wahi dan Sofiane Diop.
Laga final ini menjadi momentum emosional bagi penyerang senior Lens, Florian Sotoca, yang telah membela klub selama tujuh tahun dan kini mengincar trofi Coupe de France pertamanya. Pertandingan penentu ini memuat ambisi besar dari para pemain kedua tim untuk mengukir sejarah baru dalam kompetisi domestik tersebut.
"Je suis amoureux de mon club" kata Florian Sotoca, Penyerang RC Lens.
Sotoca mengungkapkan perasaan mendalamnya tersebut saat diwawancarai di dalam dôme Eric Sikora yang terletak di pusat latihan La Gaillette, Avion. Laga babak kedua akan menjadi penentu apakah Lens mampu mempertahankan keunggulan atau Nice berhasil membalikkan keadaan.