Legenda AC Milan Franco Baresi Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun
Klub sepak bola Italia AC Milan mengonfirmasi wafatnya sang kapten legendaris, Franco Baresi, pada usia 66 tahun di Milan setelah berjuang melawan penyakit nodul paru-paru. Mantan bek tim nasional Italia tersebut mengembuskan napas terakhirnya dengan didampingi oleh sang istri, Maura Lari, serta kedua anak mereka, Edoardo dan Gian Andrea.
Kondisi kesehatan Baresi memburuk sejak menjalani operasi bedah invasif minimal untuk mengangkat nodul di paru-parunya pada Agustus 2025. Rumor mengenai kepulangannya sempat beredar pada 29 Juli 2026, tetapi pihak manajemen AC Milan saat itu sempat membantahnya demi menjaga privasi keluarga sebelum akhirnya mengumumkan kabar duka secara resmi pada Jumat (31/7/2026).
Kisah asmara Baresi dan Maura Lari bermula secara tidak sengaja di sebuah restoran keluarga bernama Piccolo Alleluja di Montevarchi, Toscana. Saat itu, Baresi sedang menjalani pemusatan latihan bersama tim, sementara Maura bekerja sebagai pelayan toko di restoran tersebut.
Momen pertemuan pasangan tersebut dibantu oleh seorang staf medis klub yang menyadari ketertarikan sang pemain.
"Nona, tolong layani dia terlebih dahulu, karena dia adalah kapten," kata Paolo Mariconti, tukang pijat AC Milan.
Pasangan ini kemudian menikah dan dikaruniai putra pertama, Edoardo, yang lahir di Kota Meksiko pada 1991. Pada tahun 1997, Baresi dan Maura memutuskan untuk mengadopsi seorang anak laki-laki asal Rusia kelahiran 1995 bernama Gian Andrea.
Perjalanan kehidupan rumah tangga Baresi sempat diterpa isu miring terkait status adopsi anak serta tuduhan hukum yang menyeret istrinya pada 2005. Namun, investigasi pihak berwenang membuktikan bahwa Maura Lari tidak bersalah dan dibebaskan dari seluruh tuduhan.
Di akhir hayatnya, Baresi tetap aktif dalam beberapa kegiatan publik, termasuk hadir di Stadion San Siro dan menjadi salah satu pembawa obor dalam pembukaan Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026.
Manajemen AC Milan menyampaikan penghormatan terakhir atas kepergian figur yang telah mempersembahkan enam gelar Scudetto dan tiga trofi Liga Champions tersebut.
"Sejarah AC Milan menangis atas kepergian Franco Baresi," kata AC Milan.