Lega Serie A Hentikan Sinyal Siaran TRING Akibat Kebocoran Akses
Lega Serie A menghentikan pasokan sinyal siaran pertandingan Serie A Enilive dan Coppa Italia Frecciarossa kepada pemegang hak siar asal Albania, TRING, sejak Jumat, 14 Agustus 2026. Langkah tegas ini diambil akibat siaran dari platform tersebut dapat diakses oleh publik Italia tanpa adanya pemblokiran geografis. Keputusan pemutusan sinyal dilakukan untuk melindungi hak eksklusif penyiar resmi di Italia, seperti DAZN dan Sky.
TRING diketahui mengudara lewat jaringan satelit dan aplikasi streaming tanpa geolokalisi, sehingga pengguna di luar Albania, termasuk wilayah Italia, dapat menikmati pertandingan Serie A dengan biaya langganan yang jauh lebih murah. TRING sejatinya merupakan pemegang hak siar resmi Serie A di Albania hingga 2029 dengan nilai kontrak mencapai 4 juta euro per tahun. Namun, ketiadaan sistem pembatas wilayah membuat pelanggan di Italia bisa mengakses paket olahraganya yang berbiaya sekitar 20 hingga 25 euro per bulan, jauh di bawah tarif berlangganan DAZN Italia yang mencapai 379 euro per tahun.
Sebelum mengambil tindakan penghentian siaran, otoritas Liga Italia telah mengirimkan surat teguran formal sejak akhir musim lalu. Sikap resmi dari pengelola kompetisi disampaikan langsung melalui keterangan tertulis pengelola Liga Italia pada Jumat, 14 Agustus 2026.
"Lega Calcio Serie A comunica che, a partire da oggi, non fornirà i segnali di Serie A Enilive e Coppa Italia Frecciarossa a TRING, broadcaster albanese, almeno fin quando l’emittente non darà sufficienti garanzie di riuscire a evitare che dall’Italia si possa usare tale piattaforma per vedere le gare del campionato e della Coppa Italia. Il contratto attualmente in essere, evidentemente, vieta tassativamente ogni forma di overspill del segnale in Italia e impone la geolocalizzazione dei segnali OTT alla sola Albania," kata Lega Calcio Serie A. Pemutusan pasokan sinyal siaran ini dipastikan bertahan sampai TRING mampu memberikan jaminan teknis untuk memblokir akses pengguna dari luar wilayah Albania. Selain tindakan pemutusan sinyal, pihak Lega Serie A juga melaporkan indikasi pelanggaran batas wilayah hak siar ini kepada badan sepak bola Eropa, UEFA.