Lecce Memburu Kemenangan Melawan Genoa demi Mengamankan Salvezza
Klub Serie A Lecce bersiap melakoni laga penentu nasib demi bertahan di kasta tertinggi saat menjamu Genoa pada pertandingan pekan ke-38 di Stadion Via del Mare yang dijadwalkan berlangsung pada hari Minggu, 24 Mei 2026.
Pertandingan pamungkas musim ini menjadi penentu bagi klub berjuluk Giallorossi tersebut untuk mengamankan posisi dari ancaman degradasi tanpa harus bergantung pada hasil pertandingan tim pesaing.
Dilansir dari laporan Sky Sport, laga krusial ini akan disiarkan secara langsung pada pukul 20.45 waktu setempat melalui saluran Sky Sport 253 serta layanan streaming NOW dengan dipandu oleh komentator Dario Massara dan Fernando Orsi.
Selain itu, Portalecce juga mengabarkan bahwa jalannya pertandingan dapat diakses oleh para pendukung Lecce melalui siaran langsung radio di situs resmi portalecce.it dan halaman Facebook serta saluran YouTube Alex Maverick mulai pukul 20.30.
Stadion Via del Mare dipastikan akan dipenuhi oleh sekitar 28.000 pendukung tuan rumah yang siap memberikan dukungan penuh bagi skuad asuhan Eusebio Di Francesco setelah pada laga sebelumnya berhasil meraih kemenangan dramatis atas Sassuolo lewat gol menit-menit akhir dari Nikola Stulic.
Saat ini Lecce menempati peringkat aman dengan mengoleksi 35 poin, unggul tipis satu angka di atas Cremonese yang berada di posisi terluar zona degradasi dengan 34 poin.
Berdasarkan regulasi kompetisi, Lecce hanya membutuhkan hasil yang minimal menyamai perolehan poin Cremonese pada pekan terakhir ini, namun jika mereka kalah dan Cremonese meraih hasil imbang, maka penentuan degradasi akan dilanjutkan melalui babak spareggio.
Jika misi mempertahankan posisi ini berhasil, Lecce akan mencatatkan sejarah baru bagi klub dengan bertahan di Serie A selama lima musim berturut-turut.
Berdasarkan data statistik dari Sky Sport, Genoa merupakan tim yang paling jarang mengalahkan Lecce dalam sejarah kompetisi dengan persentase kekalahan Lecce hanya sebesar 11 persen dari 19 pertemuan terakhir di Serie A.
Kendati demikian, Lecce tercatat baru memenangkan dua laga dari sepuluh pertandingan kandang terakhir mereka di Serie A musim ini, sementara Genoa asuhan Daniele De Rossi juga datang dengan tren negatif tanpa kemenangan dalam empat laga terakhir.
Pelatih Lecce, Eusebio Di Francesco, dilaporkan Leccenews24 kemungkinan besar akan mempertahankan komposisi pemain yang sama seperti saat mengalahkan Sassuolo, dengan mengandalkan penyerang Walid Cheddira di lini depan sementara Ylber Ramadani, Santiago Pierotti, dan Lameck Banda masih dalam kondisi meragukan.
Di sisi lain, Daniele De Rossi selaku pelatih Genoa diprediksi menerapkan formasi tiga bek dengan memasang Lorenzo Colombo dan Baldanzi sebagai juru gedor utama, serta dipastikan mengistirahatkan beberapa pemain yang akan berlaga di Piala Dunia.
"È ovvio che ci sono dei timori, delle tensioni ma è normale in sfide di questo genere. Siamo un punto avanti rispetto alla Cremonese e dobbiamo essere bravi a saperlo gestire, cercando di aggredire questa gara. Ai ragazzi ho chiesto di preparare la partita pensando alla nostra migliore versione. Dobbiamo viverla intensamente, condividendo paure e timori. Inutile nascondersi davanti appuntamenti così importanti. È l’ultima, è quella fondamentale." ujar Eusebio Di Francesco, Pelatih Lecce.
Pelatih berusia 56 tahun tersebut memiliki catatan personal yang kurang beruntung pada pekan-pekan terakhir musim sebelumnya saat menangani Frosinone dan Venezia yang berakhir dengan degradasi.
"Mi auguro che stavolta il destino sia positivo. Questa squadra, questi ragazzi hanno fatto tante cose interessanti, positive, e meritano di portare una gioia a questa gente che a sua volta merita di stare in serie A" kata Eusebio Di Francesco, Pelatih Lecce.