LeBron James Resmi Bergabung dengan Philadelphia 76ers
Pencetak poin terbanyak sepanjang masa NBA, LeBron James, resmi mengumumkan kepindahannya ke Philadelphia 76ers pada Jumat, 24 Juli 2026, setelah delapan musim membela Los Angeles Lakers. Keputusan ini diambil James demi mengejar gelar juara kelima di penghujung kariernya.
Pemain berusia 41 tahun tersebut menyetujui kontrak berdurasi dua tahun senilai 8 juta dolar AS, yang mencakup opsi pemain untuk musim kedua. Dilansir dari ESPN, nilai kontrak ini jauh di bawah gaji rata-ratanya di Lakers yang mencapai 50,7 juta dolar AS.
James memilih Philadelphia setelah mempertimbangkan tawaran dari Cleveland Cavaliers, Golden State Warriors, Minnesota Timberwolves, dan Miami Heat. Di klub barunya, ia akan bergabung dengan jajaran bintang seperti Joel Embiid, Tyrese Maxey, dan Jaylen Brown.
"Ini adalah keputusan terakhir saya. Saya tidak mengejar uang. Saya tidak pergi demi keluarga.
Apa yang sebenarnya saya kejar pada titik ini? Saya masih ingin berkorban. Saya masih ingin bekerja.
Saya masih ingin berjuang. Saya masih ingin berkompetisi, untuk menang dan memiliki kesempatan merasakan sensasi memenangkan kejuaraan lainnya. Saya percaya saya bisa membantu menjadikan Philadelphia 76ers tim juara dan saya sangat bersemangat untuk memberi energi kepada basis penggemar baru dan memulai perjalanan luar biasa ini untuk terakhir kalinya," tulis James melalui akun media sosialnya.
Pernyataan tersebut menegaskan komitmennya untuk tetap kompetitif meski akan menginjak usia 42 tahun pada Desember mendatang. James juga memberikan penghormatan kepada mantan timnya dalam unggahan yang sama.
"Miami akan selamanya saya cintai dan Northeast Ohio akan selalu menjadi rumah," tambah James.
Langkah strategis ini dilakukan setelah Philadelphia 76ers melakukan perombakan skuat, termasuk mendatangkan Jaylen Brown dari Boston Celtics. Kehadiran James diharapkan mampu membawa Sixers melampaui pencapaian semifinal wilayah musim lalu.
Mantan bintang NBA, Vince Carter, memberikan tanggapan mengenai terbentuknya tim super di Philadelphia ini dalam program Cousins with Vince Carter & Tracy McGrady. Ia menilai komposisi pemain Sixers saat ini akan sangat menyulitkan pertahanan lawan.
"Itu curang. Itu curang jika dia pergi ke sana, karena dia tidak perlu melakukan banyak hal untuk tetap menjadi dirinya sendiri. Sekarang, pemain starter kelima Anda harus menjaga (salah satu bintang 76ers lainnya)," kata Carter.
Pada musim terakhirnya bersama Lakers, James mencatatkan rata-rata 20,9 poin, 7,2 assist, dan 6,1 rebound per pertandingan. Statistik tersebut membuktikan bahwa ia masih menjadi salah satu pemain paling berdampak di liga meski telah bermain selama 23 musim.
Budaya hip-hop Philadelphia juga menyambut hangat kedatangan sang megabintang. Vice melaporkan bahwa sejarah kota tersebut, yang tercermin dalam karya musisi seperti The Roots, Meek Mill, hingga Lil Dicky, menjadi latar belakang budaya yang kuat bagi babak baru karier James.
Dalam lagu "What They Do", frontman The Roots, Black Thought, merangkum esensi kota tersebut melalui liriknya.
"Buka kepalamu lebar-lebar, dan biarkan pikiran masuk. Gayaku diperkuat oleh seluruh Philadel-phi," rap Black Thought.
Kehadiran James di Philadelphia kini menempatkan 76ers sebagai salah satu favorit utama di Wilayah Timur, bersaing ketat dengan juara bertahan New York Knicks dan Miami Heat.