Larne Tekuk Tre Fiori 1-0 di Kualifikasi Liga Champions
Klub asal Irlandia Utara, Larne, berhasil menaklukkan tuan rumah Tre Fiori dari San Marino dengan skor tipis 1-0 pada laga leg pertama kualifikasi babak pertama Liga Champions di Stadion San Marino pada Selasa malam, 14 Juli 2026.
Gol tunggal penentu kemenangan tim tamu dilesakkan oleh penyerang berusia 22 tahun, Matty Lusty, sesaat sebelum turun minum. Pemain muda tersebut sukses mengonversi umpan sundulan kepala dari rekannya, Sam McClelland, menjadi gol bersejarah bagi klub.
Manajer Larne, Gary Haveron, memberikan pujian yang sangat tinggi atas performa apik sang pencetak gol di lini serang.
"The kid (Lusty) is a class act," ujar Gary Haveron, Manajer Larne.
Haveron menilai ketajaman serta kelincahan penyerang mudanya tersebut menjadi ancaman nyata yang sangat merepotkan barisan pertahanan lawan.
"He's so sharp, so agile, he can change direction on a sixpence, he's a real threat in the game." ujar Gary Haveron, Manajer Larne.
Secara umum, sang juru taktik juga mengapresiasi penampilan solid yang ditunjukkan oleh anak-anak asuhnya sepanjang pertandingan.
"I thought he did really, really well, but there's a number of good performances," ujar Gary Haveron, Manajer Larne.
Di sisi lain, kemenangan ini harus dibayar cukup mahal menyusul cedera yang menimpa sang bek tangguh, Sam McClelland.
"I'm bitterly disappointed for Sam McClelland." ujar Gary Haveron, Manajer Larne.
Pemain bertahan tersebut terpaksa ditarik keluar lapangan saat jeda babak pertama akibat tekel keras dari pemain lawan.
"Early in the game he has got stamped on, the lad has stamped down the back of his Achilles, it's not his Achilles injury, it's a cut, but if you seen the blood pouring out of it, the cut is a deep one," ujar Gary Haveron, Manajer Larne.
Haveron mengagumi dedikasi luar biasa McClelland yang menolak menyerah dan tetap berjuang menahan rasa sakit demi membantu tim.
"I'm really disappointed for him, he battled onto half-time…how he stayed out there with the cut he has on the back of his heel is unbelievable." ujar Gary Haveron, Manajer Larne.
Karakter pantang menyerah yang ditunjukkan oleh sang bek tengah pun menuai rasa hormat yang sangat besar dari jajaran tim kepelatihan.
"It shows you the type of character he is to stay out there and he kept battling to get us an assist for the goal," ujar Gary Haveron, Manajer Larne.
Terlepas dari kendala cedera tersebut, keberhasilan membawa pulang kemenangan tandang di kualifikasi kompetisi tertinggi Eropa ini menjadi momen yang sangat membanggakan.
"It's a really proud moment for the club to get a win in the Champions League, the premier competition in club football," ujar Gary Haveron, Manajer Larne.
Bisa meraih hasil maksimal dalam pertandingan tandang merupakan modal awal yang krusial bagi perjalanan tim selanjutnya.
"To come here and get a result away from home, you have to be pleased." ujar Gary Haveron, Manajer Larne.
Meski begitu, Haveron tidak menampik adanya sedikit rasa kecewa karena timnya gagal mencetak gol tambahan meski tampil sangat dominan.
"I'm probably disappointed if truth be told, we could have been more convincing than the 1-0 win suggests," ujar Gary Haveron, Manajer Larne.
Larne sejatinya terus mengurung pertahanan tuan rumah dan menghasilkan banyak skema serangan berbahaya di area kotak penalti.
"For the dominance, for the amount of box entries we had, we really should have came away with a couple more goals." ujar Gary Haveron, Manajer Larne.
Kekecewaan tim semakin bertambah setelah gol kedua Lusty dianulir wasit asal Armenia, Artem Gasparyan, seusai meninjau monitor VAR.
"I'm disappointed with the one that gets chalked off, it looks very soft to me, but we came here to get a result to take back to Inver Park on Tuesday night and that's what we've done," ujar Gary Haveron, Manajer Larne.
Pertandingan leg kedua dijadwalkan bakal berlangsung di markas Larne, Stadion Inver Park, pada pekan berikutnya. Pemenang dari agregat laga ini akan melaju ke kualifikasi babak kedua untuk menghadapi klub asal Serbia, Red Star Belgrade.