Lamine Yamal Bersiap Bela Timnas Spanyol Jelang Piala Dunia 2026
Penyerang sayap tim nasional Spanyol Lamine Yamal kembali menjalani sesi latihan penuh di Chattanooga, Tennessee, Amerika Serikat menjelang pertandingan pembuka Grup H Piala Dunia 2026 melawan Tanjung Verde.
Kondisi kebugaran penyerang FC Barcelona tersebut sempat memicu kekhawatiran karena mengalami cedera otot paha belakang kiri sejak akhir April lalu, namun kini ia dipastikan siap merumput.
Kabar kesiapan ini sekaligus menepis narasi keliru di media sosial yang mengeklaim bahwa FIFA melarang Yamal bertanding akibat aksi pengibaran bendera Palestina saat perayaan gelar juara Liga Spanyol bersama Barcelona.
Dilansir dari Kompas.com, penelusuran fakta menunjukkan bahwa isu tersebut tidak benar karena Yamal sudah berada di Amerika Serikat untuk berlatih dan melayani tanda tangan para penggemar.
Aksi pengibaran bendera tersebut memang memicu protes keras dari Menteri Pertahanan Israel Israel Katz yang menuding sang pemain melakukan provokasi negatif dan menyebarkan kebencian.
"Lamine Yamal memilih untuk menghasut dan memicu kebencian terhadap Israel," ujar Israel Katz seperti diberitakan Kompas.com.
Kendati sempat memicu ketegangan politik, FIFA sama sekali tidak menjatuhkan sanksi larangan bertanding kepada pemain berusia 18 tahun tersebut untuk ajang Piala Dunia 2026.
Sebelum memulai rangkaian turnamen, ketenaran global Yamal terbukti belum sepenuhnya merata di Amerika Serikat ketika ia kedapatan berbelanja bahan makanan dengan pakaian santai.
Dilansir dari Bola.com yang mengutip unggahan video Fox Soccer di media sosial X serta laporan The Sun, warga di sekitar wilayah Fort Oglethorpe, Georgia, sama sekali tidak mengenali sang bintang sepak bola karena lokasi supermarket berjarak sekitar 18 mil dari markas timnas Spanyol.
Manajemen Barcelona sendiri telah meminta tim nasional Spanyol untuk berhati-hati dan membatasi menit bermain Yamal agar tidak memicu cedera kambuhan.
Berdasarkan laporan kesepakatan, Yamal direkomendasikan hanya tampil maksimal 15 menit pada laga pertama melawan Tanjung Verde, lalu meningkat menjadi 45 hingga 60 menit pada laga kedua melawan Arab Saudi.
Kehadiran penyerang muda ini di atas lapangan hijau menjadi momen yang sangat dinantikan oleh para pencinta sepak bola dunia, termasuk para legenda lapangan hijau.
Mantan penyerang legendaris Zlatan Ibrahimovic memberikan pujian tinggi terhadap bakat luar biasa yang dimiliki oleh pemain jebolan akademi La Masia tersebut saat menjadi bintang tamu di saluran Fox Sports.
"Lamine Yamal," jawab Zlatan Ibrahimovic dengan tegas saat ditanya mengenai sosok pemain yang paling dinantinya.
Ibrahimovic menambahkan bahwa kualitas permainan yang ditunjukkan Yamal di level klub maupun internasional membuat sang pemain memiliki daya tarik magnetis yang luar biasa bagi para penonton di stadion.
"Dia adalah pemain yang spesial. Dia adalah pemain yang Anda akan rela membayar tiket mahal ke stadion demi menyaksikannya," ungkap Zlatan Ibrahimovic.
Mantan kapten tim nasional Swedia itu menilai bahwa menyaksikan aksi olah bola Yamal secara langsung memberikan pengalaman yang jauh berbeda dibandingkan lewat layar kaca.
"Dari TV, Yamal terlihat bagus tapi melihatnya langsung di stadion, lebih spesial," tambah Zlatan Ibrahimovic.
Dilansir dari Goal.com, kembalinya Yamal bersama Nico Williams ke pusat latihan disambut gembira oleh pelatih kepala Luis de la Fuente yang sempat cemas kehilangan dua pilar sayap dinamisnya setelah mereka absen dalam laga uji coba terakhir.
Tim nasional Spanyol dijadwalkan menghadapi Tanjung Verde di Atlanta pada 15 Juni 2026, disusul laga melawan Arab Saudi pada 21 Juni 2026, dan menutup fase grup melawan Uruguay pada 26 Juni 2026 di Guadalajara, Meksiko.