KTM Tunda Kepastian Kontrak Maverick Vinales untuk Musim Depan

Share

Manajemen KTM memilih untuk menunda kepastian perpanjangan kontrak Maverick Vinales di tim satelit Tech3 untuk musim depan akibat proses negosiasi yang mandek, sebagaimana dilansir dari Detik Oto.

Pebalap asal Catalan tersebut baru mengantongi enam poin sepanjang musim 2026 yang menyisakan 13 seri lagi, setelah berjuang memulihkan cedera bahu selama hampir satu tahun.

Vinales meluapkan kekecewaannya karena belum mendapatkan kejelasan mengenai kelanjutan kariernya, padahal masa kontraknya akan habis pada akhir musim 2026.

"Di musim dingin mereka memberi tahu saya bahwa saya berada di tim pabrikan… lalu, di Tech3, dan sekarang saya bahkan tidak tahu di mana saya berada. Saya bisa saja menandatangani kontrak dengan orang lain, terlepas dari pembatasan yang saya miliki dalam kontrak saya, tetapi saya tidak melakukannya," kata Viñales.

Pebalap Spanyol itu merasa pihak pabrikan lambat dalam mengambil keputusan perihal masa depannya di grid MotoGP.

"Ini sudah hampir bulan Juli dan saya masih belum tahu apa-apa tentang masa depan saya, jadi saya pikir KTM cukup terlambat," tegas pebalap.

Direktur Olahraga KTM, Pit Beirer, merespons situasi tersebut di pit lane Brno dengan menyatakan bahwa pihak mendengarkan keluhan sang pebalap namun juga memiliki strategi tim yang harus dijalankan.

"Saya bisa memahami frustrasinya," jelas Beirer.

Beirer menambahkan bahwa timnya telah memberikan waktu pemulihan yang cukup bagi Vinales dan performa sang pebalap di lintasan akan menentukan posisinya.

"Dia juga harus memahami perspektif kami, bahwa kami perlu menciptakan susunan pebalap terbaik yang memungkinkan," tambahnya.

KTM menegaskan situasi ini dipengaruhi oleh kepemimpinan baru Guenther Steiner di struktur Tech3 yang memilih memantau pergerakan bursa transfer pebalap terlebih dahulu.

"Kami memberinya banyak waktu untuk recover, dan tidak ada yang paling kami inginkan selain melihatnya kembali dalam performa terbaiknya. Hari ini, misalnya, dia tampil sangat baik sejauh ini. Jika dia terus seperti ini, mungkin dia akan menjadi salah satu orang di garasi Tech3," komentar Beirer.

Pihak pabrikan menilai kehadiran Steiner membawa pengaruh positif dan penguatan organisasi yang besar bagi masa depan tim satelit mereka.

"Ada kepemimpinan yang sangat kuat dari Guenther di bengkel Tech3, yang sangat bagus bagi kami karena saya merasa ini akan menjadi tim yang sangat kuat di masa depan," ucap Beirer.

Manajemen Tech3 sengaja memanfaatkan situasi bursa transfer yang masih dinamis untuk melihat potensi maksimal dari seluruh pebalap yang tersedia.

"Kami sepakat bersama bahwa kami akan menunggu beberapa saat di posisi kami karena banyak kontrak pembalap yang sudah final di paddock ini. Kami memiliki kesempatan untuk memutuskan sedikit lebih lambat, dan itu memberikan kesempatan kepada semua orang yang terlibat untuk menunjukkan kekuatan mereka," jelas dia.

Beirer tetap mengapresiasi loyalitas dan kontribusi besar yang diberikan Vinales sejak awal proyek pengembangan motor KTM berjalan.

"Ya, saya bisa memahami Maverick, dan saya tidak nyaman dengan situasi itu karena dia adalah orang yang baik dan melakukan banyak hal untuk kami di awal tahun lalu, ketika orang lain tidak percaya pada proyek ini," ucap Beirer tulus.

Kerja keras mantan pebalap Aprilia itu disebut menjadi fondasi penting bagi kemajuan tim hingga mampu membawa Pedro Acosta kembali ke struktur mereka.

"Dialah satu-satunya dari berempat yang benar-benar mendorong proyek ini maju. Ketika dia memberikan hasil yang luar biasa, begitulah cara kami mendapatkan Pedro Acosta kembali," kenangnya.

KTM meminta sang pebalap menunggu lebih lama karena proses evaluasi internal untuk masa depan Tech3 masih terus berjalan.

"Itu tidak terlupakan, tetapi melihat ke masa depan, kami perlu melakukan yang terbaik untuk tim Tech3. Itulah mengapa Guenther meminta saya untuk bersabar; itulah yang kami lakukan, tetapi itu tidak berarti Maverick bukan salah satu kandidat favorit kami. Beri kami sedikit waktu lagi," pungkasnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author