Kroasia Menghadapi Ghana dalam Laga Penentu Grup L Piala Dunia 2026
Tim nasional Kroasia akan menghadapi tantangan krusial melawan tim nasional Ghana pada pertandingan pamungkas Grup L Piala Dunia 2026 di Stadion Philadelphia pada Minggu, 28 Juni 2026 pukul 04.00 WIB.
Pertandingan penentu ini menjadi krusial bagi kedua tim karena Ghana saat ini berada di posisi kedua klasemen dengan empat poin, sementara Kroasia menduduki peringkat ketiga dan wajib meraih kemenangan.
Dilansir dari metrotvnews.com, kedua negara belum pernah saling berhadapan di laga resmi maupun persahabatan, sehingga pertandingan ini akan menjadi pertemuan perdana mereka di atas lapangan hijau.
Kroasia diprediksi masih mengandalkan gelandang veteran Luka Modric untuk mengontrol lini tengah, sementara Ghana memiliki efisiensi serangan balik tinggi lewat kecepatan pemain depan seperti Antoine Semenyo.
Pelatih Kroasia, Zlatko Dalic, menegaskan pentingnya meningkatkan fokus anak asuhnya demi mengamankan tiket kelolosan ke babak berikutnya.
"Kami perlu meningkatkan level permainan dan tingkat konsentrasi kami," kata pelatih Kroasia, Zlatko Dalic dilansir dari situs web resmi FIFA.
Dalic menambahkan bahwa timnya sejauh ini belum menunjukkan performa terbaik di turnamen, namun laga esok menjadi kesempatan besar bagi skuad Vatreni.
"Kami belum menunjukkan performa terbaik kami, tetapi besok kami akan memiliki kesempatan untuk melakukannya. Saya berharap kami akan melakukan apa yang diperlukan dan lolos dari fase grup," ujarnya.
Di kubu lawan, pelatih Ghana Carlos Queiroz menyatakan bahwa Black Stars tidak akan mengincar hasil imbang yang aman melainkan tetap membidik poin penuh.
"Satu-satunya tujuan saya adalah agar kami berjuang selama 90 menit untuk meraih kemenangan," kata Queiroz.
Mantan pelatih Timnas Iran tersebut juga menekankan bahwa fokus utama timnya adalah menyajikan performa maksimal demi kebahagiaan para pendukung.
"Itulah satu-satunya hal yang berarti dalam sepak bola. Kita lihat saja nanti apakah pertandingan besok lebih mirip rock 'n' roll, samba, atau tango, tetapi satu hal yang pasti: kami harus siap."
Juru taktik asal Portugal itu menutup pernyataannya dengan menegaskan rasa bangga atas kerja keras yang ditunjukkan para pemainnya di atas lapangan.
"Saya ingin bangga pada diri sendiri, bangga pada para pemain saya, dan bangga pada kerja keras yang mereka lakukan untuk para penggemar. Ketika para penggemar bahagia, kami pun bisa bahagia. Tugas kami adalah membuat para penggemar bahagia," kata juru taktik asal Portugal itu.
Menurut laporan suaramerdeka.com, atmosfer pertandingan ini juga diramaikan oleh isu psikologis di luar lapangan terkait klaim mistis dukun Nana Kwaku Bonsam yang turut menjadi sorotan para suporter.
Laga ini dapat disaksikan oleh para penggemar sepak bola di Indonesia melalui siaran langsung gratis stasiun televisi TVRI.