KRL Bogor-Jakarta Kota Terhambat Akibat Kecelakaan di Stasiun Tebet
Perjalanan KRL lintas Bogor-Jakarta Kota mengalami hambatan pagi ini setelah terjadi kecelakaan yang melibatkan seorang warga tertabrak KRL di Stasiun Tebet pada pukul 06.35 WIB, Kamis (20/8/2026), dilansir dari Detikcom.
Kecelakaan tersebut mengakibatkan keterlambatan perjalanan KA 1183 dan menimbulkan penumpukan penumpang di beberapa stasiun. KAI Commuter kemudian melakukan rekayasa pola perjalanan KRL dengan menggunakan satu jalur untuk mengatasi situasi ini.
Salah satu penumpang, Ega, yang bekerja di kawasan Juanda, Jakarta Pusat, mengungkapkan pengalamannya saat kereta berhenti di Stasiun Tebet dan penumpang diarahkan ke peron berbeda dari biasanya.
"Tadi saya alamin sendiri. Sampai ke Stasiun Tebet jam 07.30 itu orang sudah penuh banget. Jadi rute Jakarta Kota yang biasanya peron 2 dialihkan ke peron 1," ujar Ega.
Akibat pemindahan peron tersebut, penumpang semakin berdesakan karena penumpang tujuan Bogor dan Jakarta Kota bercampur di peron yang sama.
"Tadi lewat peron 1, semakin berdesakan karena penumpang tujuan Bogor maupun Kota di situ semua," tambah Ega.
Untuk mengatasi kepadatan, beberapa penumpang bahkan harus berlari menyeberangi peron melalui jalur prioritas agar bisa antre di posisi depan.
"Penumpang langsung lari-lari, dulu-duluan nyeberang peron via jalur prioritas," kata Ega.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan perjalanan KRL akibat kejadian tersebut dan memastikan perjalanan kembali normal setelah proses evakuasi korban selesai.
"Kami mohon maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line Bogor-Jakarta Kota sehubungan KA 1183 tertemper orang di antara stasiun Pasar Minggu-Manggarai pada jam 06.35, di Km 12+7 dekat Stasiun Tebet," ujar Karina Amanda.