KRC Genk Jamu Antwerp Tanpa Heymans dan Karetsas dalam Europe Play-offs

Share

KRC Genk bersiap menghadapi Royal Antwerp dalam lanjutan babak Europe Play-offs pada Selasa, 19 Mei 2026 pukul 20.30 waktu setempat, demi mengamankan tiket kompetisi Eropa musim depan.

Pertandingan ini menjadi krusial bagi Genk selaku pemuncak klasemen interim, sementara Antwerp yang berada di posisi kedua dari bawah sudah tidak memiliki kepentingan untuk lolos.

Dilansir dari sporza.be, kekuatan KRC Genk sedikit tereduksi menyusul absennya dua pilar utama, Daan Heymans dan Kos Karetsas, akibat mengalami cedera menjelang laga tersebut.

Pelatih KRC Genk, Nicky Hayen memutuskan untuk tidak memaksakan kedua pemainnya tampil demi menghindari risiko cedera yang lebih parah.

"Ze ervaren nog hinder, morgen gaat echt te kort dag zijn", kata Nicky Hayen, Pelatih KRC Genk.

Hayen menjelaskan bahwa tim medis sedang mengupayakan agar kedua pemain tersebut bisa pulih tepat waktu sebelum pertandingan di akhir pekan nanti.

"We proberen richting het weekend te pushen. Dat kan wel haalbaar zijn. Maar ik wil me niet verstoppen achter excuses. Hoe belangrijk zij ook al dit seizoen voor ons geweest zijn, we moeten gewoon dit nog afdwingen.", ujar Nicky Hayen, Pelatih KRC Genk.

Nicky Hayen juga mengingatkan anak asuhnya untuk tidak memandang sebelah mata kekuatan Royal Antwerp yang baru saja melakukan pergantian pelatih.

"Je mag Antwerp niet onderschatten. De spelers die einde contract zijn, spelen misschien nog voor een toekomst ergens anders. Wij moeten ons concentreren op onszelf. Het is misschien een seizoen geweest van net niet, maar we hebben nog drie wedstrijden om het net wel over de streep te trekken.", tegas Nicky Hayen, Pelatih KRC Genk.

Hayen menambahkan bahwa dirinya sangat mewaspadai motivasi tinggi yang diusung oleh pelatih interim baru dari tim lawan.

"Ik ken Faris Haroun. Hij heeft een echte winnaarsmentaliteit. Wij moeten dus heel alert zijn en ons concentreren op ons eigen.", tambah Nicky Hayen, Pelatih KRC Genk.

Di kubu lawan, Royal Antwerp bertandang dengan skuad yang didominasi pemain muda setelah manajemen memecat pelatih Joseph Oosting menyusul hasil buruk di tiga laga terakhir.

Pelatih interim Antwerp, Faris Haroun menepikan nama-nama seperti Dennis Praet dan Gyrano Kerk yang tidak masuk dalam rencana jangka panjang klub untuk musim depan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author