KPK Tangkap Bupati Sukoharjo Etik Suryani Terkait Kasus Pemerasan

Share

Operasi tangkap tangan kembali digelar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi dengan mengamankan Bupati Sukoharjo Etik Suryani di Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Kamis malam.

Penangkapan kepala daerah tersebut diduga berkaitan erat dengan tindak pidana pemerasan terhadap sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo. Setelah terjaring operasi senyap, Etik langsung menjalani proses pemeriksaan awal oleh tim penindak di markas Kepolisian Resor Kota Surakarta.

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan adanya giat penindakan hukum tersebut saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis oleh media CNNIndonesia.com.

"Benar," ujar Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto.

Fitroh belum membeberkan informasi lebih banyak mengenai detail perkara maupun daftar pihak lain yang ikut ditangkap dalam operasi tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, para pihak yang diamankan dijadwalkan tiba di Jakarta pada Jumat pagi.

Pernyataan mengenai substansi kasus kemudian diterangkan secara lebih rinci oleh juru bicara kelembagaan dalam pertemuan dengan awak media.

"Perkara ini terkait dugaan pemerasan oleh Bupati," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Jumat.

Budi menjelaskan bahwa dalam operasi senyap ini, tim penindak mengamankan total lima orang termasuk sang bupati untuk dibawa ke Jakarta. Sesuai ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana, lembaga antirasuah memiliki waktu 1×24 jam guna menentukan status hukum dari seluruh pihak yang terjaring.

Kasus ini memperpanjang daftar penindakan korupsi sepanjang tahun 2026 yang menyasar berbagai pejabat publik, mulai dari lingkungan Kementerian Keuangan, jajaran pengadilan, hingga kepala daerah seperti Wali Kota Madiun Maidi, Bupati Pati Sudewo, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, hingga Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.

Sebelum Etik ditangkap, KPK juga baru memproses hukum Bupati Langkat Syah Afandin terkait dugaan suap proyek dinas serta Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby atas kasus suap jabatan. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi yang dirilis oleh pihak Bupati maupun Pemerintah Kabupaten Sukoharjo mengenai penangkapan tersebut.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author