Korea Selatan Sabet Gelar Juara Piala Uber 2026 Usai Tumbangkan China
Tim bulutangkis putri Korea Selatan sukses mengamankan podium tertinggi dan meraih gelar juara Piala Uber 2026. Seperti dilansir dari Bola, kepastian ini didapat setelah mereka menaklukkan tim kuat China lewat keunggulan 3-1 dalam laga final yang digelar di Forum Horsens pada Minggu (3/5/2026).
Kemenangan skuad Negeri Ginseng dibuka oleh penampilan dominan tunggal putri pertama mereka, An Se-young. Pemain andalan ini sukses mengatasi perlawanan Wang Zhiyi lewat permainan dua gim langsung yang berakhir dengan skor 21-10 dan 21-13.
China sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada partai kedua. Ganda putri mereka, Liu Shengshu / Tan Ning, berhasil menyumbang poin setelah mengalahkan wakil Korea Selatan dua gim langsung.
Korea Selatan kembali memimpin berkat aksi impresif dari tunggal putri kedua, Kim Ga-eun. Melalui pertarungan sengit, Kim Ga-eun menundukkan Chen Yufei dengan skor akhir 21-19 dan 21-15 sekaligus mengubah papan skor menjadi 2-1.
Keunggulan tersebut membuat posisi Korea Selatan di atas angin menjelang partai keempat. Pasangan ganda putri kedua, Baek Ha-na / Kim Hye-jeong, akhirnya menjadi penentu kemenangan dramatis.
Baek Ha-na / Kim Hye-jeong menyudahi perlawanan wakil China melalui laga rubber game yang ketat. Sempat kalah di gim pertama, mereka bangkit dan membungkus kemenangan dengan skor akhir 16-21, 21-10, dan 21-13.
Hasil manis di Forum Horsens ini menambah koleksi trofi Piala Uber milik Korea Selatan menjadi tiga buah. Sebelumnya, tim putri Negeri Ginseng tercatat pernah meraih gelar serupa pada edisi tahun 2010 dan 2022.
Jumlah gelar juara milik Korea Selatan memang masih terpaut jauh dari China yang mendominasi sejarah turnamen lewat koleksi 16 gelar. Kendati demikian, pencapaian teranyar ini menjadi bukti nyata dari konsistensi performa mereka di level elite dalam beberapa tahun terakhir.
Stabilitas prestasi Korea Selatan juga tercermin dari catatan sejarah yang menunjukkan mereka telah berhasil menembus babak empat besar sebanyak 20 kali. Fakta ini mempertegas eksistensi mereka sebagai kekuatan utama global.
Peta persaingan bulutangkis putri dunia kini dinilai mulai mengalami pergeseran yang signifikan. China yang sebelumnya tampil sangat dominan kini mendapatkan penantang utama yang secara konsisten mampu menembus partai puncak dan merebut gelar juara.