Konvoi Mobil Berpelat ZZ Menerobos Kawasan Car Free Day Jakarta

Share

Konvoi lima mobil berpelat ZZ menerobos kawasan Car Free Day (CFD) Jakarta pada Minggu pagi, 23 Agustus 2026, meski kendaraan bermotor dilarang melintas selama acara berlangsung, dilansir dari Detik Oto.

Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah mobil, termasuk Fortuner dan Alphard dengan pelat nomor B 2798 ZZR dan B 1655 ZZH, melintas di area yang seharusnya bebas kendaraan bermotor untuk aktivitas olahraga dan masyarakat.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap bahwa ada lima kendaraan beriringan yang melewati CFD, salah satunya menggunakan lampu strobo.

"Sebelumnya kendaraan tersebut ketika akan masuk sebenarnya sudah ditutup dan mereka yang membuka barrier, padahal barrier itu juga dijaga oleh Satpol PP, ada juga dari kepolisian," ujar Pramono.

Pramono menegaskan pihaknya sedang mendalami keberadaan mobil-mobil berpelat ZZ tersebut karena biasanya pelat ini digunakan untuk kendaraan dinas pejabat dan tidak memiliki prioritas khusus di jalan.

Aturan terkait pelarangan kendaraan bermotor melintas pada hari bebas kendaraan bermotor tercantum dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 12 Tahun 2016. Dalam aturan itu, hanya Bus TransJakarta yang menggunakan bahan bakar gas yang dikecualikan dari larangan.

Menurut penjelasan dari Korlantas Polri, pelat ZZ digunakan untuk kendaraan dinas pejabat eselon I dan II pada instansi pemerintah, TNI, dan Polri. Namun, pengendara tetap wajib mematuhi aturan lalu lintas kecuali saat pengawalan resmi.

"Satu pejabat satu kendaraan, nggak bisa sembarangan. Satu pejabat cuma boleh punya satu kendaraan dinas berpelat ZZ," kata Korlantas Polri.

Terdapat huruf khusus di belakang ZZ untuk menandai instansi pengguna kendaraan dinas tersebut, antara lain ZZH untuk pejabat eselon II, ZZS untuk eselon I, ZZP untuk pejabat kepolisian, ZZD untuk Mabes TNI Angkatan Darat, ZZL untuk Mabes TNI Angkatan Laut, dan ZZU untuk Mabes TNI Angkatan Udara.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author