Kontroversi Milly Alcock Ancam Pendapatan Box Office Film Supergirl
Film pahlawan super DC terbaru berjudul Supergirl menghadapi ancaman penurunan pendapatan box office setelah aktris utamanya, Milly Alcock, menuai kecaman publik akibat komentarnya yang mengejek kelompok ayah umat Kristen.
Proyeksi lesunya pendapatan sinema arahan sutradara James Gunn tersebut dilaporkan pada Minggu (31/5/2026) oleh Box Office Theory melalui Page Six, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Sinema tersebut dijadwalkan tayang pada 26 Juni 2026 dengan perkiraan pendapatan akhir pekan pembukaan sebesar 47 juta hingga 65 juta dolar AS atau sekitar Rp1,1 triliun.
Total biaya produksi film ini diperkirakan mencapai 245 juta dolar AS atau Rp4,3 triliun, yang mencakup anggaran pembuatan sekitar 170 juta dolar AS dan biaya pemasaran melebihi 75 juta dolar AS.
Guna mencapai titik impas, Supergirl ditargetkan harus menghasilkan sekitar 425 juta dolar AS atau Rp7,5 triliun di seluruh dunia, angka yang jauh melampaui prediksi global saat ini.
Persaingan ketat dari film lain turut memperparah krisis pendapatan ini, seperti Toy Story 5 dari Disney yang rilis 19 Juni 2026 dan Minions & Monsters yang tayang lima hari setelah Supergirl.
Selain itu, film live-action Moana juga dijadwalkan menyusul tayang pada 10 Juli 2026 dengan prediksi pendapatan domestik yang sangat masif.
Tekanan terhadap performa film ini menguat setelah Alcock menanggapi kritik daring dalam wawancara bersama Variety dengan menyebut bahwa komentar negatif berasal dari akun anonim, termasuk pria konservatif.
"Itu berasal dari banyak orang yang profilnya tidak memiliki foto, yang merupakan akun palsu," kata Alcock.
Aktris asal Australia tersebut kemudian melanjutkan pandangannya mengenai profil para pengkritik yang menurutnya menggelikan.
"Atau hanya nama seseorang dan kemudian 'Ayah dari empat anak, Kristen,' yang menurut saya sangat lucu." ujar Alcock.
Pemeran dalam serial House of the Dragon ini menegaskan bahwa dirinya tidak memedulikan opini dari kelompok masyarakat yang tidak sepaham dengan dirinya.
"Tapi maksud saya, pendapat siapa yang sebenarnya kamu pedulikan? Jika kamu membuat marah orang-orang yang tepat, kamu baik-baik saja." kata Alcock.
Pernyataan Alcock tersebut memicu gelombang kritik lanjutan di media sosial yang kini berdampak langsung pada performa komersial film Supergirl menjelang perilisannya.