Konsumsi Listrik SPKLU Tembus 62 Juta kWh Hingga Juni 2026
Konsumsi listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) melonjak hingga 62,4 juta kilowatt hour (kWh) per Juni 2026. Capaian ini mencerminkan tren positif adopsi kendaraan listrik di Indonesia, seperti dilansir dari Detik Finance.
PT PLN (Persero) mencatat realisasi tersebut sudah melebihi total pemakaian sepanjang tahun 2025 yang mencapai 48,5 juta kWh. Angka ini menandakan pertumbuhan sekitar 28 persen akibat peningkatan penggunaan kendaraan listrik dan infrastruktur pendukungnya.
Guna merespons kenaikan ini, PLN terus meluaskan penyediaan fasilitas pengisian daya. Hingga Juni 2026, sebanyak 5.016 unit SPKLU telah beroperasi di 3.132 lokasi seluruh Indonesia untuk menunjang mobilitas harian dan perjalanan antardaerah.
Direktur Retail dan Niaga PLN M. Fahrur Rozy menjelaskan bahwa penyediaan fasilitas ini diselaraskan dengan teknologi digital.
"Pertumbuhan konsumsi listrik di SPKLU ini konsisten dalam tiga tahun terakhir. Kebutuhan masyarakat untuk SPKLU yang andal dan terjangkau sudah menjadi prioritas kami dalam mendukung percepatan EV di Indonesia. Kemudahakn akses SPKLU ini kami integrasikan juga dengan aplikasi PLN Mobile," kata Rozy dalam keterangannya, Jumat (7/8/2026).
Aplikasi PLN Mobile mengusung tajuk "PLN Mobile Your EV Partner" yang menyajikan fitur antreEV untuk mengatur antrean pengisian daya serta Trip Planner untuk melacak lokasi pengisian terdekat.
Selain mengembangkan layanan digital, PLN membuka skema kemitraan dengan sektor swasta untuk penyediaan infrastruktur di perkantoran, pusat perbelanjaan, apartemen, permukiman, hingga rest area jalan tol. Mitra dapat menjadi penyedia lahan, perangkat, atau pengelola fasilitas.
"Dengan program Kemitraan SPKLU ini, PLN memberikan sejumlah dukungan, antara lain kemudahan proses pengadaan, kepastian penyambungan listrik, insentif biaya penyambungan, dan pembagian pendapatan. PLN juga menyiapkan perizinan usaha penyediaan tenaga listrik untuk mendukung transaksi energi," ungkap Rozy.
Program Kemitraan SPKLU tersebut turut dipromosikan dalam pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Langkah ini diambil untuk menjaring keterlibatan pemilik lahan, badan usaha, dan pengelola kawasan dalam memperluas jaringan ekosistem pengisian kendaraan listrik.