Kongres AS Bahas Regulasi Baru untuk Memperkuat Cadangan Bitcoin Nasional

Share

Kongres Amerika Serikat tengah menggodok Rancangan Undang-Undang American Reserves Modernization Act (ARMA) untuk memperkuat dasar hukum Cadangan Bitcoin Strategis (SBR) pada Selasa (19/5/2026). Langkah legislatif ini diambil setelah Gedung Putih mengonfirmasi kepemilikan aset digital negara yang kini mencapai 328.372 Bitcoin.

Perwakilan Nick Begich mengajukan kembali RUU ARMA yang bakal memberikan wewenang kepada pemerintah untuk membeli hingga 200.000 BTC per tahun selama lima tahun. Di sisi lain, Senator Cynthia Lummis mendesak agar proposal regulasi tersebut segera dibawa ke pemungutan suara sebelum masa reses musim panas dimulai.

Penguatan regulasi ini dipicu oleh rentetan kasus internal keamanan digital di Amerika Serikat. Kasus dugaan penggelapan kripto senilai US$46 juta oleh kontraktor Layanan Marsekal AS pada akhir 2025 serta pencurian US$24 juta pada Oktober 2024 mendorong urgensi integrasi sistem penyimpanan yang lebih aman.

Infrastruktur SBR yang baru dibentuk ini dirancang untuk memprioritaskan keamanan aset digital nasional dan perlindungan kunci privat. Dilansir dari Cointurk melalui investortrust.id, pengelolaan dan pengembangan cadangan tersebut akan diumumkan lebih lanjut dalam beberapa pekan mendatang.

Penasihat utama pemerintah AS, Patrick Witt, menekankan pentingnya aspek perlindungan ini dalam pengelolaan aset kripto negara. Pengawasan ketat menjadi fokus utama mengingat sebagian besar aset diperoleh dari hasil penyitaan penegakan hukum kasus Silk Road dan peretasan Bitfinex 2022.

"Keamanan penyimpanan dan pengawasan aset digital menjadi prioritas utama dalam pembentukan Cadangan Bitcoin Strategis," ujar Witt dalam konferensi Bitcoin 2026 di Las Vegas.

Kepemilikan negara sebesar 328.372 BTC tersebut saat ini setara dengan 1,6 persen dari total pasokan Bitcoin global di seluruh dunia. SBR sendiri resmi berjalan setelah Presiden Donald Trump menandatangani perintah eksekutif pada 6 Maret 2025, yang melarang Departemen Keuangan AS menjual Bitcoin di dalam cadangan itu.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author