Kondisi Muhammad Hilman Mufidi Stabil Setelah Kecelakaan di Tol Paspro
Kondisi kesehatan anggota Komisi X DPR RI Muhammad Hilman Mufidi alias Gus Hilman kini dinyatakan stabil usai mengalami kecelakaan lalu lintas di Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) KM 834 pada Sabtu (23/5) sore. Informasi mengenai perkembangan kondisi kesehatan legislator tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian.
"Alhamdulillah kondisi Mas Hilman stabil," kata Lalu saat dihubungi, Minggu (24/5).
Politikus yang berada dalam satu fraksi dengan Gus Hilman tersebut mengonfirmasi adanya sejumlah luka yang dialami korban. Meskipun demikian, penanganan medis yang dilakukan berjalan dengan baik karena kondisi pasien yang tetap konsetan.
"Ada luka, tapi Mas Hilman sudah stabil," ujar Lalu.
Lalu menambahkan bahwa cedera yang menimpa Gus Hilman tidak tergolong fatal. Dirinya juga menyampaikan harapan agar anggota DPR RI yang sedang menjalani perawatan di RSUD dr Soetomo Surabaya itu bisa lekas sembuh.
"Insya Allah tidak luka serius. Kita doakan beliau segera pulih dan sembuh kembali," kata Lalu.
Insiden tersebut melibatkan mobil Toyota Innova kepunyaan Gus Hilman yang dikemudikan oleh sopir bernama Mahrus Ali dengan dump truk yang disopiri Imam Subekti. Rombongan politikus PKB ini sebelumnya baru saja menghadiri agenda seminar serta roadshow di Universitas Nurul Jadid Probolinggo.
Peristiwa ini mengakibatkan dua orang staf pendamping, yakni Alex Anwaruh (25) dan Adinda Najwa (26), meninggal dunia. Sementara itu, Gus Hilman serta sopirnya dilarikan ke Rumah Sakit Ar Rozy Kota Probolinggo sebelum akhirnya dirujuk.
Mengenai kronologi kejadian, Kepala Unit Penegakan Hukum Satlantas Probolinggo Kota Aipda Muhammad Taufik Rahadian memaparkan bahwa mobil Innova awalnya melaju dari arah timur ke barat di lajur kanan dari arah Probolinggo menuju Pasuruan. Pada waktu yang sama, sebuah truk meluncur searah di depannya.
"Sopir kendaraan Innova diduga mengantuk atau kurang konsentrasi sehingga kendaraan ke kiri dan menabrak bagian bak belakang sebelah kanan 'dump' truk," katanya, dikutip dari Antara.
Tabrakan keras tersebut mengakibatkan kendaraan Innova mengalami kerusakan parah pada bagian depan hingga sisi kiri bodi mobil. Pihak berwajib saat ini masih melakukan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan penyebab utama dari kecelakaan fatal tersebut.
"Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan ini," ujar Taufik.