Komunitas Kaapverdie di Rotterdam Rayakan Piala Dunia 2026 Lewat Musik

Share

Komunitas keturunan Cabo Verde di Rotterdam, Belanda, merayakan partisipasi tim nasional mereka di Piala Dunia 2026 dengan menggelar acara nonton bareng dan tarian massal menjelang laga babak 16 besar melawan Argentina pada Jumat, 3 Juli 2026.

Dilansir dari nporadio1.nl, Rotterdam menjadi pusat komunitas tersebut di Eropa dengan populasi sekitar 20.000 orang keturunan Cabo Verde. Pertandingan sepak bola ini disaksikan bersama di Villa Thalia, sebuah klub di kota Rotterdam, yang dihadiri oleh sekitar 750 orang pada laga pertama.

Presenter Sander de Kramer dalam rubrik Voetbalplaatjes membahas mengenai hit Piala Dunia di berbagai negara, termasuk Cabo Verde yang identik dengan gaya musik populer bernama Funana. Pembawa acara, Silva, menjelaskan bahwa musik tersebut sangat energik.

"Dat is gevaarlijk, want als je daarop gaat dansen is het meteen een hele cardio work-out. Ik hou het noch geen liedje vol, maar de mensen daar zijn er heel goed in", kata Silva sembari tertawa saat menggambarkan tarian Funana.

Para penonton di Rotterdam juga berdansa mengikuti lagu berjudul Siki siki karya Lisandro Cuxi dan Loony Johnson. Lagu tersebut menjadi penyemangat utama bagi para pendukung dan juga skuad tim nasional.

"Ik denk dat dat dé WK-hit is van Kaapverdië", ujar Silva.

Sander de Kramer kemudian menambahkan informasi mengenai kebiasaan para pemain Cabo Verde terkait lagu hit tersebut sebelum mereka bertanding.

"De spelers draaien dit ook in de kleedkamer om zichzelf op te peppen", kata De Kramer.

Selain faktor musik, hubungan emosional antara komunitas di Rotterdam dan tim nasional Cabo Verde juga diperkuat oleh keterlibatan grup rap setempat, Broederliefde. Salah satu anggota grup tersebut, Jerr, merupakan kakak kandung dari Dailon Livramento yang berposisi sebagai penyerang tim nasional Cabo Verde.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author