Kolombia Hadapi Swiss pada Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Share

Suporter tim nasional sepak bola Kolombia memadati area sekitar Stadion BC Place di Vancouver, Kanada, menjelang laga krusial babak 16 besar Piala Dunia 2026 melawan Swiss pada Selasa, 7 Juli 2026. Pertandingan ini menjadi momentum penting bagi skuad asuhan Néstor Lorenzo untuk menyamai atau melampaui pencapaian terbaik mereka sepanjang sejarah Piala Dunia, yaitu menembus babak perempat final seperti pada edisi Brasil 2014 silam. EFE melaporkan bahwa gelombang pendukung Kolombia beratribut tricolor mendominasi area stadion sembari menyaksikan laga antara Argentina melawan Mesir melalui layar kaca, di mana topi vueltiao sebagai Símbolo Cultural de la Nación turut menjadi sorotan.

Kehadiran para pendukung ini memberikan suntikan motivasi besar bagi para pemain yang bersiap mencetak sejarah baru di tanah Kanada.

"Para nosotros es un sueño que mi selección juegue en el país en el que vivo" ujar Sebastián, seorang pemuda Kolombia yang menetap di Kanada. Atmosfer di luar stadion dipenuhi rasa haru dan kegembiraan dari para perantau yang berkesempatan menyaksikan langsung tim nasional mereka di pentas dunia.

"es lo más emocionante que puede a ver" kata seorang suporter asal Kolombia lainnya yang datang berkelompok ke stadion. Antusiasme yang tinggi melingkupi kubu Amerika Selatan ini, meskipun para pendukung Swiss juga mulai tampak berdatangan secara perlahan di area tribun.

"Se me pone el vello de punta" aku pendukung Kolombia lainnya menjelang kick-off pertandingan tersebut. Berdasarkan catatan sejarah yang dilansir El Espectador, Kolombia tercatat telah tampil sebanyak tiga kali di babak 16 besar Piala Dunia, dimulai pada Italia 1990 ketika mereka disingkirkan oleh Camerún melalui babak perpanjangan waktu dengan skor 2-1 akibat kesalahan legendaris René Higuita. Momen terbaik terjadi pada Brasil 2014 saat dua gol dari James Rodríguez ke gawang Uruguay di Stadion Maracaná membawa Los Cafeteros lolos ke perempat final untuk pertama kalinya.

Sementara pada penampilan terakhir di Rusia 2018, langkah Kolombia terhenti di babak 16 besar oleh Inggris melalui drama adu penalti, setelah sundulan Yerry Mina pada babak perpanjangan waktu sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Kini di Amerika Utara, Swiss yang mengantongi modal tiga kemenangan beruntun di fase grup akan menjadi ujian nyata bagi ambisi besar Kolombia untuk melaju ke fase delapan besar dunia.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author