New York Knicks Tumbangkan Cleveland Cavaliers Lewat Babak Tambahan waktu
New York Knicks berhasil bangkit dari ketertinggalan 22 poin untuk menumbangkan Cleveland Cavaliers dengan skor 115-104 melalui babak tambahan waktu pada Game 1 Final Wilayah Timur di Madison Square Garden, Selasa malam waktu setempat.
Kemenangan dramatis ini membuat New York Knicks unggul 1-0 dalam seri pertandingan tersebut sekaligus memperpanjang rekor kemenangan beruntun mereka menjadi delapan laga. Hasil ini mencatatkan sejarah sebagai kebangkitan pasca-musim terbesar dalam sejarah waralaba Knicks, sekaligus menjadi yang kedua terbesar di kuarter keempat dalam era pencatatan play-by-play NBA.
Jalen Brunson menjadi bintang utama kemenangan New York Knicks dengan menggelontorkan 38 poin dan enam asis setelah memasukkan 15 dari 29 tembakan. Poin-poin krusial dari Brunson memicu laju poin impresif 44-11 untuk menutup pertandingan, setelah timnya sempat tertinggal jauh di paruh pertama kuarter keempat.
"We got some stops. We kept fighting and believing. We just kept chipping away,” kata Jalen Brunson, Guard New York Knicks kepada ESPN.
Pemain bernomor punggung 11 tersebut mengutarakan kekagumannya terhadap performa lawan sembari mengakui bahwa timnya hanya terus berusaha mencari celah untuk membalikkan keadaan.
"They were playing great basketball. We just found a way. I really don’t have an answer." tutur Jalen Brunson, Guard New York Knicks.
"We got some stops,” kata Jalen Brunson, Guard New York Knicks kepada ESPN setelah pertandingan.
Brunson menegaskan bahwa mentalitas pantang menyerah menjadi kunci utama bagi skuat asuhan Tom Thibodeau untuk mengejar defisit angka yang masif.
“We kept fighting and believing. We just kept chipping away. “They were playing great basketball. We just found a way. I really don’t have an answer." ujar Jalen Brunson, Guard New York Knicks.
Di kubu tim tamu, pelatih kepala Cleveland Cavaliers, Kenny Atkinson, tetap memberikan apresiasi tinggi kepada anak asuhnya meski harus menelan kekalahan yang menyakitkan di menit-menit akhir laga reguler.
“We got a little unlucky, quite honestly,” kata Kenny Atkinson, Pelatih Kepala Cleveland Cavaliers.
Atkinson menyoroti bagaimana Brunson mengambil alih permainan pada fase krusial kuarter keempat yang menggagalkan keunggulan dominan yang sudah dibangun timnya sejak kuarter ketiga.
“Brunson obviously took over at the end … I’m super proud of the way our group played. We played great basketball tonight for three quarters. Unfortunately fourth quarter, they dominated us in the fourth quarter.” ujar Kenny Atkinson, Pelatih Kepala Cleveland Cavaliers.
Sebelum pertandingan dimulai, tensi tinggi sudah menyelimuti laga ini mengingat bintang Cavaliers, Donovan Mitchell, sempat dirumorkan akan pindah ke New York sebelum akhirnya berlabuh di Cleveland pada tahun 2022.
"I’m super excited, I get to sleep in my own bed," kata Donovan Mitchell, Guard Cleveland Cavaliers melalui Dave McMenamin.
Mitchell menegaskan bahwa kepulangannya ke New York kali ini murni untuk urusan profesional demi membawa timnya meraih kemenangan, berkaca pada kekalahan yang mereka alami pada masa lalu.
"But at the end of the day, this is a business trip. This isn’t something where I’m here to be like, ‘Man, I’m so excited to be home.’ I did that already. And we lost. So, this is a business trip, and we have to go out there and execute and find a way to win." tutur Donovan Mitchell, Guard Cleveland Cavaliers.
Pemain yang mencetak 29 poin dalam laga ini juga menyatakan bahwa target utama skuat Cavaliers saat ini adalah menembus babak NBA Finals.
"We’re here, we haven’t come this far just to be excited to be here. I think that’s the biggest feeling around the group," kata Donovan Mitchell, Guard Cleveland Cavaliers melalui Camryn Justice.
Mitchell menambahkan bahwa seluruh tim memiliki fokus yang sama untuk melewati hadangan New York Knicks guna mencapai partai puncak.
"We’re not just like ‘Oh, we did it!’ Now, it’s more so an opportunity for us to go ahead and get to the Finals, and we have to get through these guys to get there." ujar Donovan Mitchell, Guard Cleveland Cavaliers.
Dalam konferensi pers setelah kemenangan melawan Detroit Pistons di babak sebelumnya, Mitchell sempat mengenang kembali rumor kedekatannya dengan tim asal kota kelahirannya tersebut.
"Who doesn’t want to be home, next to their mom," kata Donovan Mitchell, Guard Cleveland Cavaliers saat konferensi pers pengenalan dengan skuadnya.
Dirinya juga tidak menampik bahwa pada saat proses negosiasi dengan Utah Jazz berlangsung, ia sempat meyakini akan dilepas ke Madison Square Garden.
"I kind of had the feeling I was gonna get moved. Like I said, I thought it was New York." tutur Donovan Mitchell, Guard Cleveland Cavaliers.
Pertandingan kedua antara Cleveland Cavaliers dan New York Knicks dijadwalkan akan kembali berlangsung pada hari Rabu waktu setempat di arena yang sama.