Klub J1 League Perkuat Skuad Menyambut Musim Kompetisi 2026

Share

Sejumlah klub papan atas J1 League mematangkan persiapan skuad melalui perekrutan pemain anyar dan penerapan taktik baru menjelang laga pembuka musim kompetisi 2026/2027 yang berlangsung pada Jumat, 7 Agustus 2026 dan Sabtu, 8 Agustus 2026 di beberapa stadion di Jepang.

Cerezo Osaka resmi mendatangkan gelandang asal Australia, Jackson Irvine, secara permanen dari klub Jerman FC St. Pauli setelah proses administrasi visanya selesai. Kehadiran pemain berusia 33 tahun ini memeperkuat lini tengah tim asuhan Pablo Machin jelang laga kandang melawan Fagiano Okayama di Stadion Yodoko Sakura.

Pemain baru berpaspor Australia tersebut memberikan pandangannya mengenai kesempatan berkarier di kompetisi sepak bola Jepang.

"Saya merasa sangat antusias bisa bergabung dengan liga baru dan klub yang memiliki potensi besar di negara sepak bola paling menarik di dunia saat ini," ujar Jackson Irvine, Gelandang Cerezo Osaka.

Ia juga menyatakan komitmennya untuk membantu tim barunya agar bisa bersaing secara maksimal di kompetisi domestik.

"Saya berharap dapat menggunakan pengalaman dan kualitas saya untuk membantu tim terus berkembang dan meningkat, serta menantikan kesempatan merasakan budaya dan cara hidup yang baru untuk meraih kesuksesan bersama," kata Jackson Irvine, Gelandang Cerezo Osaka.

Gelandang baru Cerezo Osaka menyampaikan optimisme serupa saat mengomentari tantangan barunya di J1 League.

"Saya merasa sangat antusias bisa bergabung dengan liga baru dan klub yang memiliki potensi besar di negara sepak bola paling menarik di dunia saat ini," ujar Jackson Irvine, Gelandang Cerezo Osaka.

Ia kembali menegaskan kesiapannya untuk memberikan kontribusi terbaik di lapangan.

"Saya berharap dapat menggunakan pengalaman dan kualitas saya untuk membantu tim terus berkembang dan meningkat, serta menantikan kesempatan merasakan budaya dan cara hidup yang baru untuk meraih kesuksesan bersama," kata Jackson Irvine, Gelandang Cerezo Osaka.

Cerezo Osaka mengantongi modal positif usai menang 3-1 atas FC Tokyo, sementara Fagiano Okayama berbekal kemenangan 2-0 atas Urawa Red Diamonds. Dalam laga melawan Fagiano Okayama, Pablo Machin mengusung skema 3-4-2-1, sedangkan tim tamu asuhan Takashi Kiyama merespons dengan formasi serupa.

Di tempat terpisah, Gamba Osaka mengusung skema permainan anyar berbasis tekanan tinggi dan penguasaan bola saat menjamu Urawa Red Diamonds di Panasonic Stadium Suita pada Jumat, 7 Agustus 2026. Pertandingan yang dihadiri 32.000 penonton tersebut menjadi debut resmi Tomokazu Myojin sebagai pelatih kepala baru tuan rumah.

Mantan pemain nasional Jepang itu mengungkapkan fokus utamanya dalam memimpin skuad Gamba Osaka pada musim kompetisi baru.

"Saya percaya bahwa hal terpenting adalah tim meraih kemenangan. Saya ingin mendedikasikan segala yang saya miliki untuk itu," kata Tomokazu Myojin, Pelatih Kepala Gamba Osaka.

Ia menambahkan penjelasannya mengenai pentingnya variasi taktik agar mampu bersaing di papan atas.

"Kecuali kita bisa menekan dari depan dan menyerang dengan cepat serta intensitas tinggi, kita tidak akan bisa meraih gelar juara. Namun, saya pikir itu saja tidak akan cukup," ujar Tomokazu Myojin, Pelatih Kepala Gamba Osaka.

Pelatih kepala Gamba Osaka turut menegaskan kembali prioritas utamanya dalam laga pembuka tersebut.

"Saya percaya bahwa yang paling penting adalah tim meraih kemenangan. Saya ingin mendedikasikan segala yang saya miliki untuk itu," kata Tomokazu Myojin, Pelatih Kepala Gamba Osaka.

Lini tengah Gamba Osaka juga makin mantap setelah Shuto Abe pulih dari fase rehabilitasi pascamain pada partai puncak ACL2.

"Fokus pada gaya sepak bola kami sendiri, jalankan hingga akhir, dan menang," kata Shuto Abe, Gelandang Gamba Osaka.

Ia mengungkapkan latar belakang emosional serta pentingnya laga melawan Urawa Red Diamonds sebelum melakoni babak kualifikasi Asia.

"Melihat ke belakang, laga kandang melawan Urawa pada musim 2025 adalah pertandingan di mana saya mencetak gol pertama untuk Gamba, dan itu adalah laga yang saya ingat sebagai titik balik di mana saya mulai mencetak lebih banyak gol dan meraih momentum. Saya pikir jika saya bisa mencetak gol lagi kali ini, itu akan memberi saya momentum lagi. Namun lebih dari itu, saya ingin tim menang. Dengan playoff ACL yang akan datang setelah laga Urawa, saya sangat ingin menang dan melaju ke babak berikutnya, dan saya ingin memenangkan kedua pertandingan ini apa pun yang terjadi untuk membawa tim ke ritme yang baik," ujar Shuto Abe, Gelandang Gamba Osaka.

Lini serang Gamba Osaka mendapat amunisi anyar Uenaka yang siap menjalani debut resminya.

"Kekuatan saya adalah melakukan tusukan di belakang garis pertahanan. Saya juga bisa menjadi titik awal serangan, dan saya ingin menjadikan laga pembuka ini sebagai pembuktian kepada pendukung bahwa saya adalah pemain yang bisa melakukan apa saja di lini depan," kata Uenaka, Penyerang Gamba Osaka.

Sektor pertahanan tuan rumah juga menunjukkan motivasi tinggi menyambut pertandingan pertama musim ini.

"Semua orang lebih termotivasi karena ini adalah pertandingan pembuka," ujar Araki, Kiper Gamba Osaka.

Di Stadion Ajinomoto, FC Tokyo di bawah arahan pelatih Rikizo Matsuhashi menurunkan formasi 4-4-2 saat menjamu Machida Zelvia yang ditangani Go Kuroda dengan skema 3-4-2-1. Machida Zelvia bertandang dengan modal kemenangan 2-1 atas Nagoya Grampus.

Sementara itu, Nagoya Grampus bersiap menjamu Shimizu S-Pulse di Toyota Stadium pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Laga leg pertama putaran pertama ini mempertemukan pelatih Michael Petrovic yang diprediksi menggunakan formasi 3-4-2-1 dan manajer Takayuki Yoshida yang mengusung skema 4-1-2-3.

Nagoya Grampus mengantongi rekor dominan dengan meraih tujuh kemenangan dari 10 pertemuan terakhir melawan Shimizu S-Pulse. Di luar agenda kompetisi, dua pemain Nagoya Grampus U-18, Saito Taiyo dan Hayato Yairo, baru saja merampungkan program latihan selama dua pekan bersama akademi klub Premier League, Everton Under-18, dalam rangka kerja sama pengembangan pemain muda.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author