KLM Nurul Salsa Tenggelam di Selayar Lima Korban Masih Hilang
Kapal Motor Layar (KLM) Nurul Salsa tenggelam di perairan Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, pada Rabu (22/7/2026), yang mengakibatkan lima orang penumpang dari satu rombongan keluarga masih dalam pencarian.
Insiden tersebut menjadi perhatian publik setelah foto seorang kakek bernama Muhammad Umar (80) viral saat menyerahkan jaket pelampungnya kepada cucunya, Naura (13), sebelum kapal karam. Rombongan keluarga tersebut diketahui sedang dalam perjalanan pulang menuju Kelurahan Benteng Utara setelah menghadiri acara di Pasimasunggu Timur.
Camat Pasimasunggu, Nur Amin Arsyad, mengonfirmasi bahwa foto yang beredar diambil saat kapal mengalami kerusakaan pada sistem mesin di tengah perairan.
"Foto itu diambil di kapal saat detik-detik blackout mesinnya. Keterangan warga selamat yang kami evakuasi, kakek ini sebenarnya memegang pelampung dan jaket, tetapi dia tidak mau pakai," ujar Nur Amin Arsyad kepada wartawan, Rabu (22/7/2026), dilansir dari Detikcom.
Meskipun memiliki kesempatan untuk mengamankan diri, Umar memprioritaskan keselamatan sang cucu di tengah situasi darurat di atas dek kapal.
"Sepertinya karena panik di situ, karena dia paling tua di situ. Begitu diberi jaket pelampung, langsung dia berikan ke cucunya," sebut Nur Amin Arsyad.
Total terdapat enam orang anggota keluarga dalam rombongan tersebut, dengan lima orang di antaranya termasuk Umar dan Naura belum ditemukan hingga saat ini.
"Muhammad Umar bersama istrinya, kemudian Naura cucunya. Mereka berenam dalam satu keluarga. Yang selamat hanya satu orang, sementara lima lainnya masih hilang," ungkap Nur Amin Arsyad.
Satu-satunya penumpang dari rombongan keluarga yang berhasil selamat dalam musibah tersebut adalah tante dari Naura yang bernama Rosma.