Kimi Antonelli Menangi GP Monako 2026 yang Diwarnai Bendera Merah
Pebalap Mercedes Kimi Antonelli berhasil menjuarai balapan Formula 1 Grand Prix Monako pada Minggu, 7 Juni 2026, setelah memimpin restart pasca-penghentian balapan akibat kerusakan lapisan aspal sirkuit.
Perlombaan di Monte Carlo tersebut sempat dihentikan sementara dengan bendera merah pada lap 68 dari total 78 putaran. Keputusan ini diambil pengawas balapan setelah insiden beruntun yang menimpa Lance Stroll dan Charles Leclerc di tikungan terakhir.
Petugas FIA menemukan bahwa sebagian aspal di tikungan pamungkas tersebut telah hancur dan terkelupas. Setelah melakukan perbaikan darurat pada permukaan lintasan, balapan kembali dilanjutkan dengan prosedur standing restart untuk menyelesaikan 10 putaran tersisa.
Sebelum insiden bendera merah terjadi, George Russell sempat menyuarakan kekhawatirannya melalui radio tim mengenai situasi di area tersebut.
"What is going on in the last corner?" tanya George Russell, Pebalap Mercedes.
i lintasan, Charles Leclerc mengalami kecelakaan fatal yang membuatnya gagal finis tepat setelah balapan dimulai kembali pasca-Safety Car. Pebalap tuan rumah tersebut menabrak dinding pembatas yang sama dengan lokasi kecelakaan pebalap Aston Martin, Lance Stroll.
Leclerc sangat marah atas kegagalan mekanis tersebut dan langsung meluapkan emosinya kepada tim mekanik Ferrari melalui radio komunikasi.
"Honestly I'm not even going to take the *** blame. These **** brakes!" amuk Charles Leclerc, Pebalap Ferrari.
Pebalap berusia 28 tahun itu juga meluapkan kekesalannya langsung di dalam garasi Scuderia Ferrari. Dilansir dari MotorBiscuit, Leclerc sebelumnya memang sudah mengeluhkan inkonsistensi sistem pengereman jet daratnya sejak GP Kanada.
"bit of a discovery whenever I get on the brakes" kata Charles Leclerc, Pebalap Ferrari.
Masalah teknis tersebut membuat jet darat Ferrari miliknya sangat sulit dikendalikan di zona pengereman berat jalanan Monako. Leclerc menegaskan bahwa daya cengkeram rem mobilnya tidak bisa diprediksi sepanjang akhir pekan.
"extremely inconsistent" tambah Charles Leclerc, Pebalap Ferrari.
Di sisi lain, jalannya balapan GP Monako 2026 juga diwarnai dengan gugurnya sejumlah pebalap top. Max Verstappen dari Oracle Red Bull Racing gagal start akibat kerusakan mesin di awal laga, disusul Lando Norris yang menyudahi balapan lebih awal karena kendala unit daya, serta Valtteri Bottas dan Ollie Bearman yang turut pensiun.
Kimi Antonelli yang memulai restart dari baris depan bersama Lewis Hamilton sukses mempertahankan posisi terdepan hingga garis finis. Kemenangan ini menjadi podium pertama kelima secara beruntun bagi sang pebalap muda Mercedes tersebut.
Hamilton mengamankan posisi kedua, sementara Isack Hadjar menempati podium ketiga secara provisinal karena masih menghadapi potensi penalti steward yang bisa mengoper posisi tersebut ke Oscar Piastri. Perubahan posisi juga menimpa Pierre Gasly dari Alpine yang melorot ke peringkat tujuh akibat hukuman waktu, sedangkan George Russell terancam kehilangan poin setelah dijatuhi hukuman drive-through penalty.