Pelepasan Emerson dan Coufal Picu Kerugian Finansial West Ham United

Share

Keputusan West Ham United melepas Emerson Palmieri dan Vladimir Coufal dengan total biaya 865.000 poundsterling pada musim panas lalu kini memicu ancaman kerugian finansial hingga jutaan paund menyusul performa buruk klub di Premier League.

Dilansir dari westhamzone.com pada Selasa (19/5), The Irons saat ini terancam degradasi dari kompetisi kasta tertinggi Inggris yang berpotensi membawa dampak keuangan masif bagi pemilik klub, David Sullivan.

Sepanjang musim ini, manajer Nuno Espirito Santo mengandalkan Kyle Walker-Peters, Aaron Wan-Bissaka, Oli Scarles, dan El Hadji Malick Diouf di posisi bek sayap, namun performa mereka dinilai kalah bersaing dari Emerson dan Coufal yang dilepas karena dianggap tidak cukup bagus.

Sektor pertahanan sayap West Ham United menjadi sangat rapuh setelah kedua pemain tersebut tampil impresif bersama klub baru mereka, Hoffenheim dan Marseille.

Statistik Coufal dan Emerson di liga masing-masing musim ini
Statistik Emerson Coufal
Pertandingan 28 34
Umpan Gol 3 8
Kontribusi Pertahanan 147 221
Tanpa Kebobolan 6 7

Kemerosotan ke kasta Championship diprediksi memangkas pendapatan hak siar televisi West Ham United hingga sebesar 80 juta poundsterling.

Klub asal London tersebut juga diperkirakan hanya mampu mengantongi dana sponsor utama kaus sebesar 1,5 juta poundsterling di divisi Championship, turun drastis dari potensi nilai sponsor di Premier League yang mencapai 15 juta poundsterling.

Penurunan pendapatan pada hari pertandingan sebesar 20 juta poundsterling juga diprediksi oleh Christian Purslow, mantan CEO Aston Villa dan Liverpool.

Christian Purslow menambahkan bahwa total omzet tahunan West Ham United saat berkompetisi di Championship akan berkurang sekitar 100 juta poundsterling secara keseluruhan.

Guna menghindari pelanggaran regulasi keuangan lebih lanjut, David Sullivan kini dilaporkan harus mengumpulkan dana sebesar 100 juta poundsterling murni dari hasil penjualan pemain.

Di sisi lain, restrukturisasi kepemilikan terjadi di Stadion London setelah Daniel Kretinsky membeli sebagian dari 25,1 persen saham milik keluarga mendiang David Gold melalui perusahaan wali amanat.

Daniel Kretinsky kini berbagi tanggung jawab pengelolaan klub secara berimbang dengan David Sullivan di tengah desakan perubahan dari para suporter.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author